Penerapan Animal Welfare pada Proses Pemotongan Sapi Bali di Rumah Pemotongan Hewan Pesanggaran, Denpasar Bali

Main Article Content

Christine Regina Fenita Wenno Ida Bagus Ngurah Swacita I Ketut Suada

Abstract

Rumah Pemotongan Hewan (RPH) memegang peranan penting dalam mata rantai pengadaan daging. Beberapa tahapan proses penyembelihan di RPH seringkali diabaikan atau tidak memperhatikan kaidah-kaidah animal welfare sehingga nantinya berpengaruh terhadap kualitas daging yang dihasilkannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan animal welfare di RPH Pesanggaran khususnya pada pemotongan sapi bali. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 46 ekor sapi bali yang diamati mulai dari hewan diturunkan dari truk sampai ke kandang penampungan dan 100 ekor sapi yang diamati pada proses penyembelihan. Data hasil pengamatan diperoleh dari hasil inspeksi terhadap tahapan mulai dari sapi diturunkan dari truk sampai dengan disembelih yang selanjutnya dicatat dalam lembaran kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 73,19% proses penurunan hewan dari truk sampai penggiringan telah memenuhi persyaratan animal welfare. Sementara proses persiapan penyembelihan sampai penilaian kematian hewan (pemisahan kepala dan kaki hewan) ditemukan memenuhi persyaratan animal welfare sebesar 52,93%. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar prinsip-prinsip animal welfare telah di laksanakan oleh pihak RPH Pesanggaran, sekalipun masih diperlukannya perbaikan terhadap beberapa proses.

Article Details

How to Cite
WENNO, Christine Regina Fenita; SWACITA, Ida Bagus Ngurah; SUADA, I Ketut. Penerapan Animal Welfare pada Proses Pemotongan Sapi Bali di Rumah Pemotongan Hewan Pesanggaran, Denpasar Bali. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], june 2015. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/17503>. Date accessed: 19 nov. 2019.
Keywords
Rumah Pemotongan Hewan, animal welfare, Sapi.
Section
Articles