ETIKA PUBLIKASI

Etika Publikasi Indonesia Medicus Veterinus

Indonesia Medicus Veterinus (IMV)  adalah jurnal yang artikelnya ditelaah oleh para mitra bebestasi dalam lingkup bidang kedokteran hewan dan kehewanan.  Indonesia Medicus Veterinus didedikasikan untuk mempublikasikan artikel ilmiah dalam bidang kedokteran hewan dan hal-hal yang berkaitan dengannya.  Diterbitkan empat kali setahun pada bulan  Januari, April, Juli, dan Oktober dan diharapkan dapat menjadi wahana registrasi dan dokumentasi karya ilmiah yang utama, di samping menjadi ajang diskusi bidang kedokteran hewan.

Indonesia Medicus Veterinus berpegang teguh pada etika publikasi yang baku bagi semua pihak yang terlibat dalam publikasi karya ilmiah, antara lain:  penulis, , mitra bebestari /peer reviewer, penyunting/ editor, dan penerbit.

Penulis

Plagiarisme merupakan tindakan yang tercela dan kurang etis. Penulis wajib menyerahkan karya asli, tidak mempublikasikannya sebagian atau sepenuhnya ke jurnal lain, sampai Indonesia Medicus Veterinus memberi jawaban atas kelayakan artikel yang telah dikirimkan.  Penulis wajib menyertakan data penelitian yang asli,  akurat, dan dapat dipercaya.  Penulis wajib menyitir pustaka yang mempengaruhi artikelnya, baik itu artikel dalam jurnal cetak mau pun on line, atau hasil wawancara secara personal.  Jika penulis menemukan dan menyadari adanya kekeliruan atau kesalahan  dalam artikelnya, mereka wajib memberitahukannya kepada editor atau penerbit, agar dapat menarik atau memperbaiki artikel dimaksud.

Mitra Bebestari/Peer Reviewers

Mitra bebestari diharapkan berperan memberi masukan dan membantu editor dalam mengambil kebijakan terhadap artikel yang diriviu di samping membantu para penulis meningkatkan kualitas artikelnya.   Mitra bebestari hendaknya menginformasikan kepada editor perihal kepatutan dan kemampuannya menelaah artikel yang dikirimkan kepada mereka.  Keseluruhan artikel yang sedang mengalami proses penyuntingan mesti dijaga kerahasiaannya. Proses penyuntingan hendaknya dilakukan seobjektif mungkin dengan memberikan alas an yang masuk akal, dan tidak mengkritik penulis secara personal.   Anadaikan artikel yang sedang disunting kurang layak untuk diterbitkan, kerahasiaan artikel tersebut tetap harus dijaga, agar  tidak dimanfaatkan oleh orang lain tanpa seijin para penulis.

Penyunting/Editor

Para penyunting  bertanggungjawab menerima naskah yang dikirim oleh para penulis.  Dalam proses penyuntingan naskah,  para penyunting dalam melakukan penilaian harus tetap mengedepankan bobot ilmiah artikel yang diperiksa, dengan mengenyampingkan ras, jenis kelamin, etnis, agama, kewarganegaraan, dan pandangan politik para penulis.  Para penyunting tidak diperkenankan merahasiakan informasi perihal artikel yang dimaksud, kecuali kepada para penulis, mitra bebestari, dan penerbit.  Jika naskah yang diterima kurang layak diterbitkan, para penyunting mesti tetap menjaga kerahasiaan naskah tersebut, agar tidak dimanfaatkan oleh orang lain, kecuali mendapat ijin dari para penulisnya.

Penerbit

Sebagai penerbit Indonesia Medicus Veterinus, Jurnal Veteriner dan Suara Satwa, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, selalu mendorong para penyunting untuk mematuhi tatacara penulisan artikel ilmiah yang umum dianut.  Penerbit bekerja sama dengan para penyunting bertugas selalu menjaga kualitas jurnal dan mengeluarkan kebijakan yang mendorong  perngembangan jurnal ke arah yang lebih baik.  Penerbit akan selalu memastikan bahwa kebijakan penyunting untuk mempublikasikan atau menolak suatu artikel, berdasarkan atas saran para mitra bebestari, dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan yang sifatnya komersial.