Fungi-fungi Penginfeksi pada Kulit Ular Peliharaan di Bali

  • I Made Agus Prabawa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
  • I Nyoman Wisnu Negara Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
  • Putu Ayu Sisyawati Putriningsih Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
  • I Putu Gede Yudhi Arjentinia Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Abstract

Ular termasuk hewan eksotik yang sering dijadikan hewan peliharaan. Permasalahan yang sering dijumpai dalam pemeliharaan ular adalah masalah kesehatan seperti infeksi fungi pada kulit ular. Infeksi fungi pada kulit ular dapat menyebabkan berbagai kerugian bahkan kematian pada ular. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis fungi yang dapat ditemukan pada kulit ular peliharaan. Penelitian ini dilakukan dengan mengoleksi sampel usapan kulit pada ular peliharaan. Sampel usapan kulit diambil dari 10 ekor ular peliharaan oleh pecinta reptil di Denpasar dan selanjutnya sampel usapan kulit dibiakkan pada media Sarbouraud Dextrose Agar (SDA) pada suhu 20-30ºC. Fungi yang telah tumbuh kemudian diidntifikasi secara makroskopis dan mikroskopis. Didapatkan hasil fungi dari genus Aspergillus, Candida, Curvularia, Mucor, dan Penicillium dari kesepuluh sampel. Simpulan dari penelitian ini adalah ditemukannya lima genus fungi pada kulit ular peliharaan di Bali.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-08-18
How to Cite
PRABAWA, I Made Agus et al. Fungi-fungi Penginfeksi pada Kulit Ular Peliharaan di Bali. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], p. 442-450, aug. 2018. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/42119>. Date accessed: 07 aug. 2020. doi: https://doi.org/10.19087/imv.2018.7.4.442.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)