Studi Kasus: Pneumonia Karena Migrasi Larva Toxocara Sp. pada Anjing Basset Hound

  • Wayan Arni Widiastuti Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
  • I Gede Soma Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
  • I Putu Gede Yudhi Arjentinia Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Abstract

Seekor anjing basset hound bernama Roxy berumur 3 bulan, mengalami masalah pernapasan yaitu batuk dan hidung mengeluarkan eksudat serous. Selain itu anjing kurus dan perut membesar. Pada pemeriksaan fisik saat faring dipalpasi muncul refleks batuk dan hendak mengeluarkan sesuatu dari tenggorokannya serta pada pemeriksaan feses ditemukan telur cacing Toxocara sp. Pemeriksaan hematologi rutin menunjukkan hewan mengalami anemia mikrositik normokromik, leukositosis, limfositosis, dan eosinofilia. Anjing kasus didiagnosis mengalami pneumonia karena migrasi larva cacing Toxocara sp. Pengobatan dengan pemberian Pyrantel pamoat (Combantrin®) 25 mg/ml dengan dosis 5 ml per oral 1 bulan sekali, pengulangan tergantung derajat keparahan, antibiotik Amoxicillin 500 mg dan Chlorpeniramine maleat 4 mg dengan dosis masing-masing 50 mg dan 2 mg,diberikan secara oral 2 kali sehari selama 5 hari. Evaluasi pada hari ke-7 (tujuh) kondisi hewan menunjukkan adanya perbaikan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

I Gede Soma, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Laboratorium Fisiologi, Farmakologi, dan Farmasi Veteriner

I Putu Gede Yudhi Arjentinia, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Laboratorium Ilmu Penyakit Dalam Veteriner

Published
2018-11-30
How to Cite
WIDIASTUTI, Wayan Arni; SOMA, I Gede; ARJENTINIA, I Putu Gede Yudhi. Studi Kasus: Pneumonia Karena Migrasi Larva Toxocara Sp. pada Anjing Basset Hound. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], p. 675-688, nov. 2018. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/45033>. Date accessed: 21 oct. 2021.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>