Laporan Kasus: Spondylosis Lumbosacral pada Anjing Dachshund

  • Komang Andika Purnama Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
  • Putu Ayu Sisyawati Putriningsih Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Abstract

Seekor anjing ras Dachshund berumur 12 tahun dengan berat badan 9 kg menunjukkan tanda klinis paraparesis, refleks fleksor kaki belakang dan refleks patella berkurang, hilangnya rasa sakit pada kulit di daerah pinggul, terdapat lesi erosi pada daerah inguinal, dan distensi kantong kemih. Pemeriksaan darah rutin menunjukkan terjadinya leukositosis. Pemeriksaan radiologi menunjukkan terdapat perkembangan osteofit pada daerah ventral epifisis os lumbal VI hingga os sakrum, distensi kantong kemih dan konstipasi. Anjing ini didiagnosis spondylosis lumbosacral dan bacterial dermatitis. Terapi yang diberikan adalah pemberian meloxicam tablet selama dua minggu, vitamin B1 tablet dan amoxicillin sirup selama tujuh hari. Setelah dua minggu terapi menunjukkan hasil yang baik, namun anjing tiba-tiba mati.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-06-06
How to Cite
PURNAMA, Komang Andika; PUTRININGSIH, Putu Ayu Sisyawati. Laporan Kasus: Spondylosis Lumbosacral pada Anjing Dachshund. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], p. 201-209, june 2018. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/40119>. Date accessed: 27 feb. 2021. doi: https://doi.org/10.19087/imv.2018.7.3.202.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)