Kelainan Bentuk Kuku Sapi Bali Kereman yang dipelihara di Tanah berdasarkan Jenis Kelamin

Main Article Content

Ida Yuni Erdia Reni Sri Kayati Widyastuti Iwan Harjono Utama

Abstract

Sapi bali merupakan sapi asli Indonesia yang cukup penting dan terdapat dalam jumlah besardengan wilayah penyebaran yang luas di Indonesia dan merupakan golongan hewan berkuku genap. Sapiyang kurang bergerak atau terus dikandangkan pada tanah lunak, kukunya cenderung akan cepat tumbuh.Bila dibiarkan, bagian kuku ini akan bertambah panjang, membengkok atau melebar keatas (Aladin).Tujuan dari di lakukanya penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kelainan-kelainan apa saja yangterjadi pada kuku sapi bali kereman yang di pelihara di tanah lunak berdasarkan jenis kelamin. Objekdalam penelitian ini adalah 25 ekor sapi bali jantan dan 25 ekor sapi bali betina kereman yang di peliharapada tanah lunak. Pengambilan data di lakukan dengan cara observasi terhadap bentuk kelainan kuku sapibali kereman. Kelainan yang di temukan pada 25 ekor sapi bali kereman betina dan 25 ekor sapi balikereman jantan yang dipelihara di tanah lunak 100 % ditemukan bentuk abnormal / kuku panjang.Sedangkan Laminitis dan kuku busuk tidak ditemukan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa100 % ditemukan bentuk abnormal / kuku panjang. Langkah yang perlu dilakukan para peternak untukmengantisipasi terjadinya kuku panjang yaitu dengan melakukan pemotongan kuku sapi dan perawatanmanajemen kandang.

Article Details

How to Cite
RENI, Ida Yuni Erdia; WIDYASTUTI, Sri Kayati; UTAMA, Iwan Harjono. Kelainan Bentuk Kuku Sapi Bali Kereman yang dipelihara di Tanah berdasarkan Jenis Kelamin. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], june 2016. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/24743>. Date accessed: 21 sep. 2019.
Keywords
Sapi Bali, Tanah Lunak, Bentuk Kuku Sapi
Section
Articles