PENGASINAN MEMPENGARUHI KUALITAS TELUR ITIK MOJOSARI

Main Article Content

ELIYA KUSUMAWATI MAS DJOKO RUDYANTO I KETUT SUADA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengasinan dan lama penyimpanan terhadap kualitas telur itik ditinjau dari Indeks Putih Telur (IPT), Indeks Kuning Telur (IKT), Haugh Unit (HU) dan warna kuning telur dan untuk mengetahui interaksi antara pengasinan dan lama penyimpanan terhadap kualitas telur itik ditinjau dari Indeks Putih Telur (IPT), Indeks Kuning Telur (IKT), Haugh Unit (HU) dan warna kuning telur. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2 x 4 x 5, dengan 2 faktor perlakuan yaitu faktor pertama meliputi telur itik segar dan telur itik asin. Sedangkan faktor kedua yaitu jangka waktu pengamatan yang dimulai dari hari ke-1, ke-8, ke-15 sampai hari ke-22 (4 kali pengamatan). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah telur itik segar dan telur itik asin. Variabel terikatnya adalah IPT, IKT, HU dan warna kuning telur. Variabel kendali/kontrol adalah asal telur dan suhu penyimpanan. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Data yang terkumpul dianalisis dengan sidik ragam dan apabila didapatkan hasil yang berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Untuk warna kuning telur diuji dengan uji Kruskal-Wallis dan jika terdapat perbedaan yang signifikan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan nilai IPT telur itik segar pada hari ke-1 (0.083). Kemudian menurun berturut-turut dari hari ke-8 (0.060), hari ke-15 (0.029), dan hari ke-22 (0.021). Sedangkan rataan nilai IPT telur itik asin pada hari ke-1 (0.094). Kemudian meningkat berturut-turut dari hari ke-8 (0.120), hari ke-15 (0.159), dan hari ke-22 (0.201). Rataan nilai IKT telur itik segar pada hari ke-1 (0.374). Kemudian menurun berturut-turut dari hari ke-8 (0.253), hari ke-15 (0.083), dan hari ke-22 (0.045). Sedangkan rataan nilai IKT telur itik asin pada hari ke-1 (0.455). Kemudian meningkat berturut-turut dari hari ke-8 (0.837), hari ke-15 (0.954), dan hari ke-22 (1.019). Rataan nilai HU telur itik segar pada hari ke-1 (65.162). Kemudian menurun berturut-turut dari hari ke-8 (54.998), hari ke-15 (21.008), dan hari ke-22 (6.060). Sedangkan rataan nilai HU telur itik asin pada hari ke-1 (69.540). Kemudian meningkat berturut-turut dari hari ke-8 (73.975), hari ke-15 (80.602), dan hari ke-22 (86.398). Untuk warna kuning telur itik segar, warnanya semakin menurun yaitu pada hari ke-1 dengan skor 3 dan pada hari ke-22 dengan skor 1. Sedangkan pada telur itik asin, warnanya semakin meningkat yaitu pada hari ke-1 dengan skor 5 dan pada hari ke-22 dengan skor 12.

Article Details

How to Cite
KUSUMAWATI, ELIYA; RUDYANTO, MAS DJOKO; SUADA, I KETUT. PENGASINAN MEMPENGARUHI KUALITAS TELUR ITIK MOJOSARI. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], jan. 2013. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/4421>. Date accessed: 06 dec. 2019.
Keywords
pengasinan, telur itik, indeks putih telur, indeks kuning telur, haugh unit, warna kuning telur.
Section
Articles