Perilaku dan Pemahaman Masyarakat Pemelihara Anjing terhadap Risiko Rabies di Kabupaten Karangasem, Bali

  • Fahmi Galuh Nurrohman
  • I Wayan Batan
  • I Made Kardena

Abstract

Rabies merupakan salah satu penyakit pada hewan yang bersifat zoonosis dan ditularkan melalui luka gigitan hewan terutama anjing yang terinfeksi rabies. Penyakit strategis nasional ini telah menular ke Kabupaten Karangasem, Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku dan pemahaman masyarakat pemelihara anjing terhadap risiko rabies di Kabupaten Karangasem, Bali. Penelitian ini menggunakan 200 responden masyarakat pemelihara anjing di delapan desa Kabupaten Karangasem yang terbagi menjadi empat desa yang pernah dan empat desa yang belum dilaporkan terjadi kasus rabies. Kepada setiap responden ditanyakan sejumlah pertanyaan yang telah disiapkan berupa kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara pemeliharaan anjing masyarakat desa yang belum dilaporkan terjadi kasus rabies 48% dilepas dengan persentase pengetahuan bahaya rabies dan ciri-ciri anjing  rabies sebesar 78% , sementara  masyarakat di desa yang pernah dilaporkan terjadi kasus rabies 71 % anjingnya dilepas dan 70% masyarakat pemelihara anjing mengetahui tentang bahaya rabies dan ciri-ciri anjing rabies. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemeliharaan anjing masyarakat desa di Kabupaten Karangasem sebagian besar dilepas dan pengetahuan masyarakat tentang rabies baik, namun kesadaran terhadap risiko rabies masih kurang.  

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-10-30
How to Cite
NURROHMAN, Fahmi Galuh; BATAN, I Wayan; KARDENA, I Made. Perilaku dan Pemahaman Masyarakat Pemelihara Anjing terhadap Risiko Rabies di Kabupaten Karangasem, Bali. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], p. 386-400, oct. 2017. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/36051>. Date accessed: 05 dec. 2020.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 > >>