Keragaman Silak Tanduk Sapi Bali Jantan dan Betina

  • Adryani Ris
  • I Ketut Suatha
  • I Wayan Batan

Abstract

Sapi merupakan salah satu hewan bertanduk dan tanduk berfungsi sebagai pertahanan diridari predator. Pada penelitian ini dicari persentase silak, dari berbagai ragam silak, yakni :silak bajeg, congklok, cono, pendang, manggulgangsa, dan anoa yang ditemukan pada sapibali di Pasar Hewan Beringkit. Penelitian ini menggunakan sampel 1000 pasang tanduksilak sapi bali dewasa, yang terdiri dari 500 pasang tanduk sapi bali jantan dan 500 pasangtanduk sapi bali betina. Hasil penelitian menunjukkan pada sapi bali jantan ditemukantanduk silak bajeg (26,3%) tanduk silak congklok (1,6%), tanduk silak cono (9,1%), tanduksilak pendang (13%), sedangkan tidak ditemukan ragam silak manggulgangsa dan tanduksilak anoa. Sapi bali betina terdiri dari 3,5% silak bajeg, 0,1% silak congklok, 36%, 5,9%silak cono, 2,1% silak pedang , 2,4% silak manggulgangsa dan tanduk silak anoa. Silaktanduk yang paling banyak ditemukan pada sapi bali jantan yaitu tanduk silak bajeg,sedangkan pada sapi bali betina yaitu tanduk silak cono. Silak pada sapi bali bervariasi,baik dari jenis, ukuran dan bentuk. Silak manggulgangsa dan anoa hanya muncul pada sapibali betina.

Downloads

Download data is not yet available.
How to Cite
RIS, Adryani; SUATHA, I Ketut; BATAN, I Wayan. Keragaman Silak Tanduk Sapi Bali Jantan dan Betina. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], aug. 2012. ISSN 2477-2712. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet/article/view/4457>. Date accessed: 20 sep. 2020.
Section
Articles

Keywords

Sapi bali, silak

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>