PENGATURAN EKSEKUSI BARANG JAMINAN MELALUI UNDANG-UNDANG HAK TANGGUNGAN

  • I Made Agni Prabawa Suryadi
  • Marwanto .

Abstract

Tulisan dengan mengangkat judul Pengaturan Eksekusi Barang Jaminan Melalui Undang-Undang Hak Tanggungan, dilatarbelakangi karena penulis ingin mengkaji dan menganalisis lebih lanjut mengenai eksekusi barang jaminan yang di dalam pengaturannya terjadi konflik norma pada Pasal 6 UUHT dengan Penjelasan Umum angka 9 UUHT sehingga menyebabkan inkonsistensi di dalam pengaturan tentang eksekusi Hak Tanggungan. Penulisan ini membahas dua permasalahan utama, yaitu Pengaturan tentang parate executie atau eksekusi langsung dan Keuntungan dan kelemahan jika menggunakan parate executie. Penelitian tentang parate executie ini menggunakan metode penelitian normatif untuk membahas permasalahan dan bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengaturan tentang parate executie. Dari hasil penelitian dan pembahasan terdapat dua kesimpulan bahwa dasar pelaksanaan parate executie diatur dalam Pasal 20 juncto Pasal 6 UUHT. Keuntungan menggunakan parate executie ialah proses eksekusi yang mudah, murah, dan cepat. Kekurangannya harus menunggu putusan Pengadilan jika debitur menggugat, untuk menindaklanjuti hal tersebut ada baiknya agar kreditur bisa meyakinkan debitur supaya bisa lebih kooperatif dalam hal penyelsaian hutangnya.


Kata kunci: parate executie, eksekusi

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-03-13
How to Cite
SURYADI, I Made Agni Prabawa; ., Marwanto. PENGATURAN EKSEKUSI BARANG JAMINAN MELALUI UNDANG-UNDANG HAK TANGGUNGAN. Kertha Semaya : Journal Ilmu Hukum, [S.l.], mar. 2018. ISSN 2303-0569. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthasemaya/article/view/39079>. Date accessed: 04 dec. 2020.
Section
Articles