Prevalensi dan Intensitas Infeksi Cacing Tetrameres Spp. pada Ayam Buras di Wilayah Bukit Jimbaran, Badung

  • Michele Chandra
  • Ida Ayu Pasti Apsari
  • I Nyoman Sulabda

Abstract

Cacing Tetrameres spp. merupakan salah satu parasit yang menyerang sistem pencernaan dan berpredileksi di dalam proventrikulus unggas. Keberadaan cacing Tetrameres spp. dalam sistem pencernaan ayam buras dapat menyebabkan anemia dan kekurusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan intensitas infeksi cacing Tetrameres spp. pada ayam buras di wilayah Bukit Jimbaran, Badung. Sampel penelitian yang digunakan adalah 110 proventrikulus ayam buras yang diambil dari wilayah Bukit Jimbaran, Badung, Bali. Cacing Tetrameres spp. dapat terlihat dari permukaan proventrikulus yang berbentuk bulat berwarna merah. Keberadaan cacing Tetrameres spp. diperiksa melalui insisi dan pemencetan bulatan berwarna merah tersebut pada permukaan proventrikulus. Intensitas cacing Tetrameres spp. dihitung per satu proventrikulus yang diperiksa. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan diuji dengan chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa prevalensi infeksi cacing Tetrameres spp. pada ayam buras di wilayah Bukit Jimbaran, Badung sebesar 33,6%. Prevalensi infeksi pada ayam buras jantan sebesar 30,0% dan pada ayam buras betina 35,0%. Jenis kelamin ayam buras tidak ada hubungan (P>0,05) dengan prevalensi infeksi cacing Tetrameres spp. Intensitas infeksi yang ditemukan sebanyak 1 – 25 (6,4 + 5,9) ekor cacing Tetrameres spp. per ayam yang terinfeksi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-08-18
How to Cite
CHANDRA, Michele; APSARI, Ida Ayu Pasti; SULABDA, I Nyoman. Prevalensi dan Intensitas Infeksi Cacing Tetrameres Spp. pada Ayam Buras di Wilayah Bukit Jimbaran, Badung. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], p. 296-303, aug. 2017. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/36037>. Date accessed: 05 dec. 2020.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>