Penggunaan Crude Antigen Cysticercus cellulosae Isolat Bali Untuk Optimalisasi Uji ELISA

Main Article Content

Inti Sari Pati R U Sianturi Ida Ayu Pasti Apsari Ida Bagus Ngurah Swacita

Abstract

Sistiserkosis merupakan penyakit parasitik yang disebabkan oleh larva stadium metacestoda dari cacing pita yang disebut Cysticercus.  Cysticercus yang ditemukan pada babi adalah Cysticercus cellulosae yang merupakan larva dari cacing pita Taenia solium. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengevaluasi antigen crude Cysticercus cellulosae untuk mendeteksi sistiserkosis pada babi. Cysticercus celllulosae yang digunakan adalah isolat lokal yang diperoleh dari babi terinfeksi Taenia solium asal Karangasem-Bali. Penelitian dilakukan untuk optimalisasi ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay) terhadap antigen, serum, dan konjugat dengan cara mencari konsentrasi optimal dari antigen, pengenceran optimal serum, dan pengenceran optimal konjugat. Hasil penelitian didapatkan bahwa crude antigen Cysticercus cellulosae isolat Bali bersifat antigenik dan dapat digunakan untuk mendeteksi sistiserkosis pada babi dengan konsentrasi optimal antigen 0,3125 µg/ml, pengenceran optimal serum 1:50, dan pengenceran konjugat 1:2000.

Article Details

How to Cite
SIANTURI, Inti Sari Pati R U; APSARI, Ida Ayu Pasti; SWACITA, Ida Bagus Ngurah. Penggunaan Crude Antigen Cysticercus cellulosae Isolat Bali Untuk Optimalisasi Uji ELISA. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], p. 1-8, jan. 2017. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/32116>. Date accessed: 21 sep. 2019.
Section
Articles