Daya Simpan dan Variasi Bumbu Daging Se’i Babi Produksi Kota Denpasar pada Suhu Ruang
Gracemon Loe Mau
Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
I Ketut Suada
Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
I.B.N. Swacita
Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya simpan daging se’i babi produksi Kota Denpasar yang diambil dari dua tempat produksi se’i babi yaitu di Jalan Teuku Umar (bumbu A) dan Jalan Imam Bonjol (bumbu B). Sebagai kontrol digunakan daging se’i babi tanpa bumbu. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah pH dan waktu reduktase. Untuk mengukur pH digunakan pH meter dan untuk pengujian waktu reduktase menggunakan waterbath/penangas air. Analisis data menggunakan sidik ragam dan apabila terdapat perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil yang didapatkan menunjukkan pH daging se’i babi tanpa bumbu (5,94) berbeda sangat nyata (P<0,01) dengan bumbu A (5,81) dan bumbu B (5,73). Demikian juga waktu reduktase daging se’i babi tanpa bumbu (145 menit) berbeda sangat nyata (P<0,01) dengan bumbu A (224 menit) dan bumbu B (268 menit). Berdasarkan hasil penelitian se’i babi bumbu A, bumbu B dan tanpa bumbu yang menunjukkan hasil berbeda. Simpulan penilitian ini adalah daya simpan daging se’i babi pada suhu ruang kurang dari 9 jam. Sehingga diharapkan produsen tidak menyimpan produk se’i melebihi 9 jam pada suhu ruang dan meningkatkan sanitasi untuk menghindari kontaminasi mikroorganisme.