KOMBINASI TERAPI ULTRASOUND DAN INTEGRATED NEUROMUSCULAR INHIBITION TECHNIQUES (INIT)_1 SAMA EFEKTIF DENGAN KOMBINASI TERAPI ULTRASOUND DAN TRANSVERSE FRICTION MASSAGE UNTUK MENURUNKAN NYERI MYOFASCIAL TRIGGER POINT SYNDROME OTOT UPPER TRAPEZIUS

  • Yuniarti N Program Magister Fisiologi Olahraga Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar
  • Dewa Putu Sutjana Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar
  • Muh. Ali Imron Fakultas Fisioterapi, Universitas Aisyiyah, Yogyakarta
  • I Nengah Sandi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar
  • Bagus Komang Satriyasa Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar
  • S.Indra Lesmana Fakultas Fisioterapi, Universitas Esa Unggul

Abstract

Myofascial Trigger Point Syndrome (MTPs) adalah suatu daerah kecil yang hipersensitif yang mempengaruhi fascia otot upper trapezius. Penggunaan otot dalam posisi statis yang lama, kompresi pada otot dan mekanisme kerja yang buruk pada leher dan bahu dapat mengakibatkan spasme, pemendekan otot, serta gangguan sirkulasi darah yang menyebabkan timbulnya trigger point pada otot yang nantinya dapat menimbulkan MTPs. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan kombinasi terapi ultrasound dan metode integrated neuromuscular inhibitation techniques (INIT)_1 lebih efektif menurunkan nyeri pada MTPs otot upper trapezius daripada kombinasi terapi ultrasound dan transverse friction massage. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan randomized pre test and post test group design. Terdapat dua Kelompok sampel, dengan masing-masing Kelompok terdapat 10 sampel. Kelompok 1 diberikan intervensi terapi ultrasound dan integrated neuromuscular inhibition techniques_1 sedangkan kelompok 2 diberikan intervensi terapi ultrasound dan transverse friction massage. Data berupa skala VAS diambil sebelum dan sesudah perlakuan. Perlakuan diberikan selama 6 kali terapi di Klinik Merdeka Medical Centre (MMC) Denpasar. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan rerata nyeri pada Kelompok 1 dari rerata 5,39±0,70 menjadi rerata 1,64±0,51 dan Kelompok 2 dari rerata 5,83±0,81 menjadi rerata 1,39±0,50 setelah perlakuan. Beda rerata penurunan nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi setiap Kelompok menggunakan paired sample t-test didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05). Hasil perbedaan rerata nyeri setelah intervensi kombinasi terapi ultrasound dan integrated neuromuscular inhibitation techniques_1 dan kombinasi terapi ultrasound dan transverse friction massage menggunakan independent sample t-test didapatkan hasil p=0,287 (p>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan bermakna intervensi antar Kelompok. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan antara kombinasi terapi ultrasound dan integrated neuromuscular inhibition techniques (INIT)_1 dengan kombinasi terapi ultrasound dan transverse friction massage untuk menurunkan nyeri pada myofascial trigger point syndrome otot upper trapezius. Diperlukan alat ukur nyeri yang lebih objektif.
Kata Kunci : nyeri myofascial trigger point syndrome, otot upper trapezius, terapi ultrasound, integrated neuromuscular inhibition techniques, transverse friction massage.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-01-12
How to Cite
N, Yuniarti et al. KOMBINASI TERAPI ULTRASOUND DAN INTEGRATED NEUROMUSCULAR INHIBITION TECHNIQUES (INIT)_1 SAMA EFEKTIF DENGAN KOMBINASI TERAPI ULTRASOUND DAN TRANSVERSE FRICTION MASSAGE UNTUK MENURUNKAN NYERI MYOFASCIAL TRIGGER POINT SYNDROME OTOT UPPER TRAPEZIUS. Sport and Fitness Journal, [S.l.], jan. 2018. ISSN 2654-9182. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/sport/article/view/36537>. Date accessed: 05 july 2020. doi: https://doi.org/10.24843/spj.2018.v06.i01.p10.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)