Imperative and Politeness in " Presidential Debates Between Barrack Obama and Mitt Romney " Transcript

  • Putu Jessica Dewi Anggraeni
  • A. A. Sagung Shanti Sari Dewi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi dari kalimat imperatif serta menentukan tipe kesantunan yang terkandung didalam kalimat imperatif pada transkrip debat presidensial. Sumber data diambil dari sebuah transkrip debat presidensial antara Barrack Obama dan Mitt Romney. Metode pengumpulan dan analisa data dilaksanakan menggunakan metode dokumentasi dan observasi langsung,  serta menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif.  Teori yang  digunakan dalam mendukung penelitian ini adalah teori tindak tutur dikemukakan oleh John L. Austin (1962) ; teori kesantunan dikemukakan oleh Brown dan Levinson (1987), teori struktural mengenai tata bahasa dikembangkan oleh Quirk, Geoffrey Leech, dan Jan Starvik di dalam buku" A Comprehensive Grammar of the English Language (1985) yang didukung dengan teori "A Practical English Grammar (1986)" dikembangkan oleh Thomson and Martinet serta "Practical English Usage (1995)"dikembangkan oleh Michael Swan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 4 bentuk dan fungsi imperatif yaitu komando, memberikan nasehat, permintaan, dan sugesti. Selain itu, tipe kesantunan yang  ditemukan dalam kalimat imperatif tersebut adalah kesantunan negatif yang didukung adanya faktor situasi,  kekuasaan, serta perbedaan usia.

Downloads

Download data is not yet available.
How to Cite
DEWI ANGGRAENI, Putu Jessica; SARI DEWI, A. A. Sagung Shanti. Imperative and Politeness in " Presidential Debates Between Barrack Obama and Mitt Romney " Transcript. Humanis, [S.l.], v. 18, n. 1, feb. 2017. ISSN 2302-920X. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/sastra/article/view/27560>. Date accessed: 19 june 2021.
Section
Articles

Keywords

Imperatif, Kesantunan, Debat