Karakteristik Kekerasan Coran Material Al-7Si Akibat Variasi Temperatur Tuang Dan Tebal Saluran Pada Pengecoran Sand Casting
Abstract
Abstraki
Paduan Al–Si merupakan paduan berbasis aluminium yang sangat vital karena memiliki karakteristik pengecoran
yang unggul, kemampuan pengelasan yang baik, kekedapan tekanan yang tinggi, dan ketahanan terhadap
korosi. Paduan Al–7Si sering digunakan dalam industri maritim, elektrikal, otomotif, dan penerbangan, khususnya
untuk komponen seperti blok dan kepala silinder serta cetakan badan mesin lainnya. Temperatur tuang
memainkan peran penting dalam memastikan material dapat mengisi cetakan dengan sempurna dan mencegah
cacat seperti porositas atau gelembung gas. Tebal saluran juga mempengaruhi kecepatan pengisian cetakan dan
proses pendinginan material cair. Pengaturan yang optimal dari kedua parameter ini dapat memengaruhi sifatsifat
mekanis dari material coran. Maka, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi pengaruh variasi
temperatur pengecoran dan variasi tebal saluran terhadap kekerasan material Al-7Si. Penelitian ini melibatkan
penggunaan temperatur pengecoran yang bervariasi antara 750°C, 850°C, dan 950°C, serta variasi tebal
saluran dari 1,5 mm hingga 5 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan tertinggi terjadi pada temperatur
pengecoran 750°C, sedangkan kekerasan terendah terjadi pada temperatur pengecoran 950°C.
Kata Kunci : Al-7Si, Temperatur tuang, tebal saluran,kekerasan.