Narasi Berubah Pesan Moral Tetap: Transformasi Teks “Bhagawan Domya” ke dalam Cerita “Sang Eka Jala Resi”

  • I Wayan Cika Universitas Udayana
  • I Made Madia Universitas Udayana
  • Ni Wayan Arnati
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/JKB.2021.v11.i01.p08

Abstrak

Tujuan artikel ini adalah untuk terlibat dengan dan memahami bahasa perempuan Bali berdasarkan sebuah studi kasus yang mengacu pada narasi dua perempuan Bali dengan latar belakang sosial kasta yang berbeda. Komunikasi antar-kasta membutuhkan tingkat tutur yang berbeda antara lawan bicara, maka, artikel ini mempunyai dua tujuan utama. Pertama, untuk mengeksplorasi bagaimana peristiwa kehidupan terjadi selama pernikahan antar-kasta dan bagaimana peristiwa kehidupan ini berdampak pada cara dua perempuan ini menentukan tingkat tutur mereka. Kedua, untuk mengkaji identitas yang dibangun melalui tingkat tutur mereka. Untuk itu, penulis ini menggunakan penelitian etnografis, analisis naratif, dan teori sosiolinguistik. Wawancara mendalam dilakukan untuk mendapatkan cerita bermakna yang dinarasikan oleh para dua perempuan tersebut. Hasilnya mengungkapkan bahwa perempuan Bali ini terus-menerus menggeser tingkat tutur mereka dalam konteks komunikasi perkawinan antar-kasta. Pergeseran tingkat tutur ini juga berkaitan dengan menunjukkan atau menegosiasikan pada konstruksi identitas para perempuan Bali ini.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Agastia, IBG. (1984). Kesusastraan Hindu Indonesia (Sebuah Pengantar). Denpasar: Yayasan Dharma Sastra.

Asmarini, Ni Putu. (2008). “Unsur Persambungan dan Pemisahan Cerita Bhagawan Dhomya dan
Denpasar: Balai Bahasa.

Endraswara, Suwardi. (2009). Metodologi Penelitian Folklor Konsep, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: Media Pressindo.

Hartoko, Dick dan B. Rachmanto. (1986). Pemandu di Dunia Sastra. Yogyakarta: Kanisius.

Madia,I Made. (2017). “The Story of Begawan Dhomya and Sang Eka Jala Resi (Intertextuality Studies)” dimuat dalam jurnal International Journal of Linguistics, Language and Culture, Vol. 3, No. 3, May 2017, pp: 19-30.

Parimartha, I Gde. (2011). “Aktualisasi Nilai-Nilai ‘Puputan’ dalam Pembangunan Karakter Bangsa”, Jurnal Kajian Bali Volume 01 Nomor 02, Oktober 2011, pp. 123-139.

Pasek, I Made (panyarita). (1999). Carita Tantri. Denpasar: Yayasan Dharma Sastra.

Pasek, I Made. (1915 [1916, 1917]). Ni Diah Tanteri [uit de Kawi-Bali wordt vertaald door I Made Pasek], Batavia: Landsdrukkerij.

Pasek, I Made. (1976). Satua Katuturan Ipun Ni Dyah Tantri. Denpasar: Parisada Hindu Dharma Pusat (dicetak ulang atas persetujuan akhli waris penulisnya, tanaggal 24 Desember 1976).

Poerwanto, Semiarto Aji (ed.) (2015). Revolusi Mental sebagai Strategi Kebudayaan. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan.

Pradopo, Rachmat Djoko. (1995). Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Pradotokusumo, Partini Sardjono. (1986). Kekawin Gadjah Mada (Sebuah Karya Sastra Kakawin Abad ke-20 Suntingan Naskah serta Telaah Struktur, Tokoh dan Hubungan Antarteks). Bandung: Bina Cipta.

Putra, I Nyoman Darma. (2012). “Novel Tantri Daur Ulang Nilai-Nilai untuk Pembentukan Karakter Bangsa”, Jurnal Kajian Bali Volume 02 Nomor 01, Oktober 2012, pp. 185-202.

Riffaterre, Michael. 1978. The Semiotic of Poetry. Bloomington: Indiana University Press.
Sang Eka Jala Resi”, dimuat dalam Jurnal Aksara Nomor 31 Tahun XIX, Juni 2008.

Sawitri, Cok. (2011). Tantri, Perempuan yang Bercerita. Jakarta: Kompas.

Sindhunata. (1983/2020). Anak Bajang Menggirign Angin. Jakarta: Gramedia.

Suarka, I Nyoman. (2010). Kidung Tantri Pisacarana. Denpasar: Pustaka Larasan.

Suwondo, Bambang dan Ahmad Yunus (penyunting) (1977/1978). “Cerita Rakyat Daerah Bali”. Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah. Depdikbud.

Warna, I Wayan, dkk. (1977). Adiparwa. Denpasar: Departemen Pendidikan Dasar, Provinsi Daerah Tingkat I Bali.

Wiradnyana, I Made. (2020). “Cerita Mayadanawa dalam Sastra-Sastra Agama pada Masyarakat Hindu di Bali”. Denpasar: Program Pacasarjana Universitas Udayana.

Yaumi, Muhammad. (2014). Pendidikan Karakter: Landasan, Pilar & Implementasi. Jakarta: Prenada Media Group.

Yunus, Umar. (1985). Resepsi Sastra. Jakarta: Gramedia.

Zoetmulder, P.J. (1983). Kalangwan Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Jakarta: Djambatan.
Diterbitkan
2021-04-02
##submission.howToCite##
CIKA, I Wayan; MADIA, I Made; ARNATI, Ni Wayan. Narasi Berubah Pesan Moral Tetap: Transformasi Teks “Bhagawan Domya” ke dalam Cerita “Sang Eka Jala Resi”. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), [S.l.], v. 11, n. 1, p. 131-146, apr. 2021. ISSN 2580-0698. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/kajianbali/article/view/68188>. Tanggal Akses: 06 july 2026 doi: https://doi.org/10.24843/JKB.2021.v11.i01.p08.