Perbandingan Jumlah Bakteri Coliform Pada Telur Ayam Buras Yang Dijual Di Pasar Bersanitasi Baik Dan Buruk

  • JERRY BIROWO Universitas Udayana
  • I GUSTI KETUT SUARJANA Universitas Udayana
  • I MADE SUKADA Universitas Udayana

Abstract

Telur ayam buras adalah salah satu jenis bahan pangan asal hewan yang banyak dikonsumsi masyarakat sebagai campuran madu, susu, atau jamur. Telur ayam buras lebih disukai masyarakat karena kuning telur yang lebih tua dan rasa lebih gurih jika dibandingkan dengan telur ayam ras. Telur yang mendapat perlakuan kurang baik dapat tercemar oleh bakteri. Salah satu bakteri yang dapat mengkontaminasi telur adalah bakteri Coliform, dan salah satu perredaran dari telur ayam buras adalah pasar tradisional. Sampel diambil dari 4 pasar tradisional (pasar Kuta 1, pasar Jimbaran, Pasar Kedonganan, Pasar Kuta II) sebanyak 80 butir. Setiap pasar diambil 20 butir telur, kemudian telur tersebut diuji kualitasnya yang ditinjau dari beberapa banyak jumlah bakteri Coliform. Pemilihan pasar berdasarkan dari keadaan dari sanitasi pasar tersebut. Pasar Kedonganan dan pasar Kuta 1 mewakili dari pasar yang bersanitasi buruk sedangkan pasar Kuta 2 dan pasar Jimbaran mewakili pasar yang bersanitasi baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 80 butir sampel telur ayam buras yang diperiksa melebihi dari standart nasional Indonesia yang harus di bawah 1 x 102. Jumlah bakteri Coliform pada pasar yang sanitasinya bersih lebih sedikit dibandingkan pasar yang sanitasinya buruk.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2013-09-11
How to Cite
BIROWO, JERRY; SUARJANA, I GUSTI KETUT; SUKADA, I MADE. Perbandingan Jumlah Bakteri Coliform Pada Telur Ayam Buras Yang Dijual Di Pasar Bersanitasi Baik Dan Buruk. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], sep. 2013. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/5538>. Date accessed: 13 aug. 2020.
Section
Articles

Keywords

Bakteri Coliform, Sanitasi, Telur Ayam Buras, Pasar Tradisional.