Laporan Kasus: Anaplasmosis pada Anjing Pomeranian

Main Article Content

I Gusti Made Krisna Erawan Bima Satya Agung Duarsa I Nyoman Suartha

Abstract

Seekor anjing ras Pomeranian, berjenis kelamin jantan, bernama Dodo, berumur tiga tahun dengan bobot badan 8,5 kg  mengalami epistaksis pada kedua lubang hidung sejak seminggu sebelum dilakukan pemeriksaan. Anjing kasus tampak lemas dan pada bagian punggung ditemukan caplak Rhipichepalus. Hasil pemeriksaan hematologi rutin menunjukkan anjing kasus mengalami anemia, eosinofilia, dan trombositopenia. Pada pemeriksaan ulas darah tipis tidak teramati agen asing secara jelas. Untuk membantu menegakkan diagnosis dilakukan pemeriksaan dengan rapid test kit yang dapat mendeteksi antobodi E. canis dan Anaplasma sp.  Hasil rapid test kit menunjukan pada darah anjing kasus terdeteksi antibodi Anaplasma sp. Berdasarkan anamnesis, gejala klinis, dan hasil pemeriksaan laboratorium, anjing kasus didiagnosis menderita anaplasmosis dengan prognosis fausta. Setelah diberikan pengobatan selama 10 hari dengan antibiotik doxycicline, asam traneksamat, dan Livron B-pleks anjing kasus secara klinis tampak sehat.

Article Details

How to Cite
ERAWAN, I Gusti Made Krisna; DUARSA, Bima Satya Agung; SUARTHA, I Nyoman. Laporan Kasus: Anaplasmosis pada Anjing Pomeranian. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], p. 737-742, nov. 2018. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/45518>. Date accessed: 09 dec. 2019.
Section
Articles