Studi Kasus : Dermatofitosis pada Anjing Lokal

  • Hanif Wahyu Wibisono
  • Putu Ayu Sisyawati Putriningsih

Abstract

Dermatofitosis merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh dermatofita. Tujuan dilakukan pemeriksaan pada anjing kasus adalah untuk mengetahui agen penyakit yang menyebabkan terjadinya banyak lesi pada kulit anjing tesebut. Pada pemeriksaan klinis terdapat kelainan seperti ditemukan lesi yang terdiri dari kombinasi alopesia anular, hiperkeratosis, makula, sisik dan krusta. Lesi-lesi tersebut ditemukan di bagian daun telinga, wajah, kaki depan, kaki belakang dan bagian perut. Anjing mengalami pruritis pada bagian-bagian yang terdapat lesi. Kemudian bagian-bagian lesi tersebut dikerok dibagian pinggir lesi menggunakan KOH 10% dan swab. Dari hasil kerokan ditemukan arthrospora  dengan bentukan bulat-bulat bening. Pada pemeriksaan mikroskopis rambut (trikogram) terlihat rambut mengalami kerusakan pada batangnya. Pemeriksaan Wood’s Lamp menunjukkan hasil negatif. Pada pemeriksaan darah lengkap monositosis dan limfositosis menandakan adanya infeksi oleh fungi. Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan klinis dan laboratoris, dapat disimpulkan bahwa anjing lokal bernama Bleky didiagnosa suspect dermatofitosis. 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-03-25
How to Cite
WIBISONO, Hanif Wahyu; PUTRININGSIH, Putu Ayu Sisyawati. Studi Kasus : Dermatofitosis pada Anjing Lokal. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], p. 127-134, mar. 2017. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/32273>. Date accessed: 31 oct. 2020.
Section
Articles