Isolasi dan Identifikasi Oosista Toxoplasma Gondii pada Feses Kucing dengan Metode Pengapungan Gula Sheater

Main Article Content

Adven Three Any Joy Simamora Nyoman Adi Suratma Ida Ayu Pasti Apsari

Abstract

Kucing merupakan hewan kesayangan yang sangat banyak digemari oleh masyarakat untuk dipelihara namun banyak juga yang hidup liar. Hampir setiap individu hewan khususnya kucing dapat terinfeksi parasit, salah satunya adalah parasit Toxoplasma gondii. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi Oosista T. gondii dengan menggunakan metode pengapungan gula sheater dan mengidentifikasi Oosista T.gondii berdasarkan morfologi dan morfometrinya. Penelitian ini menggunakan 35 sampel feses kucing yang diambil dari sejumalah pasar dan sekitar perumahan di Denpasar. Hasil penelitian mendapatkan, 35 sampel feses yang digunakan ditemukan satu sampel yang positif terinfeksi Oosista T.gondii. Dasar identifikasi Oosista yang ditemukan, morfologinya berbentuk lonjong, memiliki dinding yang jelas dan terdapat dua sporokista yang masing-masing berisi empat sporozoit, dan morfometrinya ukuran Oosista dengan 9,37 x 11,25┬Ám. Metode pengapungan gula sheater dapat dipakai untuk isolasi oosista T.gondii.

Article Details

How to Cite
JOY SIMAMORA, Adven Three Any; SURATMA, Nyoman Adi; APSARI, Ida Ayu Pasti. Isolasi dan Identifikasi Oosista Toxoplasma Gondii pada Feses Kucing dengan Metode Pengapungan Gula Sheater. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], mar. 2015. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/15468>. Date accessed: 21 may 2019.
Keywords
Isolasi, Oosista, Toxoplasma gondii, gula sheater
Section
Articles