Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Kulit Batang Kelor (Moringa oleifera)

  • Robertino Ikalinus Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
  • Sri Kayati Widyastuti Laboratorium Penyakit Dalam Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
  • Ni Luh Eka Setiasih Laboratorium Histologi Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Abstract

Tanaman Kelor (Moringa oleifera) memiliki aktivitas farmakologi sebagai antidiabetik, diuretik, ekspektoran, dan antiinflamasi. Aktivitas tersebut disebabkan oleh kandungan kimia yang terdapat di dalam tanaman tersebut. Faktor-faktor lingkungan memilliki pengaruh terhadapmetabolit sekunder yang terdapat dalam suatu tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia yang terdapat di dalam kulit batang kelor (Moringa oleifera) dengan menggunakan skrining fitokimia.Skrining fitokimia yang dilakukan meliputiidentifikasi steroid, flavonoid, alkaloid, fenol, tanin, dan saponin. Kandungan tersebut tidak hanya terdapat pada daun, biji, buah ataupun bunga tetapi juga terdapat pada kulit batangnya.Hasil skriningfitokimia menunjukkan bahwakulit batang kelor (Moringa oleifera) mengandung golongan senyawa steroid, flavonoid, alkaloid, fenol, dan tanin.