SIFAT FISIK, PRODUK FERMENTASI RUMEN DAN KECERNAAN IN-VITRO SILASE DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia) MENGGUNAKAN INOKULUM BERBEDA

  • Taqwa R. M. PS Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana
  • N. P. Mariani PS Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana
  • I M. Mudita PS Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik, produk fermentasi rumen dan kecernaan in-vitro silase daun mengkudu (Morinda citrifolia) menggunakan inokulum berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Stasiun Penelitian Sesetan dan Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Udayana yang dilakukan dari bulan Juni hingga September 2019. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan yaitu silase daun mengkudu tanpa inokulum sebagai kontrol (A), inokulum kombinasi berbagai mikroorganisme (Effective Microorganism 4/EM-4) (B), inokulum yeast/ragi (Saccharomyces cerevisiae) (C), inokulum bakteri Bacillus sp. strain BT3CL (D) dan inokulum bakteri Bacillus subtilis strain BR2CL (E).Tiap perlakuan menggunakan tiga ulangan. Variabel yang diamati yaitu sifat fisik (densitas, daya larut air dan daya serap air), produk fermentasi rumen (VFA dan N-NH3) serta kecernaan in-vitro (KcBK dan KcBO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan berbagai jenis inokulum (B, C, D dan E) mampu meningkatkan sifat fisik (densitas, daya larut dan daya serap air), kecernaan (KcBK dan KcBO) dan produk fermentasi rumen (VFA dan N-NH3) silase daun mengkudu yang dihasilkan. Penggunaan inokulum bakteri (perlakuan D dan E)  menghasilkan silase dengan densitas tertinggi sebesar 0,42 g/ml dan 0,43 g/ml, serta perlakuan D menghasilkan silase dengan daya larut air tertinggi sebesar 33,63%. Inokulum kombinasi berbagai mikroorganisme (B) menghasilkan silase daun mengkudu dengan daya serap air, kecernaan in-vitro bahan kering serta bahan organik (KcBK dan KcBO) serta produk fermentasi rumen (VFA dan N-NH3) tertinggi masing-masing sebesar 205,08%, 71,32%, 72,55%, 126,19 mM dan 15,37 mM. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa silase daun mengkudu yang difermentasi inokulum kombinasi berbagai mikroorganisme (EM-4/perlakuan B) mempunyai daya serap air serta kecernaan dan produk fermentasi rumen secara in-vitro tertinggi.


Kata Kunci :   daun mengkudu, inokulum, kecernaan, produk fermentasi, sifat fisik, silase

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

##submission.authorBiographies##

##submission.authorWithAffiliation##

Animal Science Program Study, Fakulty of Animal Husbandry, Udayana University

##submission.authorWithAffiliation##

Animal Science Program Study, Fakulty of Animal Husbandry, Udayana University

##submission.authorWithAffiliation##

Animal Science Program Study, Fakulty of Animal Husbandry, Udayana University

Diterbitkan
2020-09-03
##submission.howToCite##
R. M., Taqwa; MARIANI, N. P.; MUDITA, I M.. SIFAT FISIK, PRODUK FERMENTASI RUMEN DAN KECERNAAN IN-VITRO SILASE DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia) MENGGUNAKAN INOKULUM BERBEDA. Jurnal Peternakan Tropika, [S.l.], v. 8, n. 3, p. 462-473, sep. 2020. ISSN 2722-7286. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/tropika/article/view/63693>. Tanggal Akses: 25 sep. 2026

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

<< < 1 2 3 > >>