Sikap Peternak Babi Terhadap Dampak Penyakit Miningitis Streptococcus suis (MSs) di Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung
Abstrak
Ternak babi merupakan salah satu komoditi peternakan yang cukup potensial untuk dikembangkan. Beberapa hal yang harus diperhatikan peternak dalam pemeliharaan ternak babi selain perkandangan, yakni penyakit. Salah satu penyakit yang dapat dijumpai pada ternak babi yaitu Miningitis Streptococcus suis (MSs) karena infeksinya tidak hanya menyerang hewan ternak, tetapi juga dapat menginfeksi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap peternak babi terhadap dampak penyakit Miningitis Streptococcus suis (MSs) di Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Penelitian dilaksanakan di Desa Sibang Gede dan Desa Bongkasa Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Pemilihan lokasi penelitian menggunakan metode Purposive. Responden ditentukan dengan metode Purposive Sampling yaitu secara sengaja berdasarkan ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu. Responden dari penelitian ini berjumlah 35 peternak yang memelihara ternak babi. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan uji korelasi berjenjang Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap peternak babi terhadap dampak penyakit Miningitis Streptococcus suis (MSs) termasuk dalam katagori positif setuju. Faktor-faktor yang berhubungan dengan sikap peternak babi seperti tingkat pendidikan, kepemilikan ternak dan persepsi memiliki hubungan nyata (p<0,05) dengan sikap peternak babi terhadap dampak penyakit Miningitis Streptococcus suis (MSs).
Kata Kunci: Peternak babi, penyakit Miningitis Streptococcus suis(MSs), sikap

