Analisa Potensi Energi Pasang Surut Air Laut di Selat Pulau Serangan

Main Article Content

I Made Agus Mahardiananta Rukmi Sari Hartati Agus Dharma

Abstract

Energi alternatif merupakan sumber energi terbarukan, contohnya seperti matahari, angin, air, biomasa dan panas bumi. Energi pasang surut merupakan pemanfaatan energi yang dihasilkan dalam perpindahan massa air akibat pasang surut dengan efek rotasi bumi dan gravitasi bulan. Energi ini banyak terdapat diselat karena pada selat terjadi penyempitan ruang gerak arus sehingga kecepatan arus menjadi lebih cepat. Salah satunya adalah Selat Pulau Serangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi energi listrik dan kerapatan daya di Selat Pulau Serangan. Pengukuran arus laut menggunakan metode Lagrange dan alat Current Meter di delapan titik penelitian, kemudian dengan metode Regresi Sederhana Deret Waktu untuk meramalkan ketinggian air. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa energi yang dihasilkan saat pasang mencapai 248,028046 kilo Joule selama 24 jam, sedangkan saat surut mencapai 251,8062 kilo Joule selama 24 jam. Untuk rapat daya terbesar berada disekitar jembatan berkisar 25,3604 – 47,05809 W/m2, sedangkan rapat daya terkecil berada di sebelah utara jembatan berkisar 0,012069 – 0,121019 W/m2.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
AGUS MAHARDIANANTA, I Made; HARTATI, Rukmi Sari; DHARMA, Agus. Analisa Potensi Energi Pasang Surut Air Laut di Selat Pulau Serangan. Jurnal SPEKTRUM, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 15-20, july 2017. ISSN 2684-9186. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/spektrum/article/view/31497>. Date accessed: 03 dec. 2020. doi: https://doi.org/10.24843/SPEKTRUM.2017.v04.i01.p03.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>