PRODUKSI DAN KECERNAAN IN VITRO RUMPUT Stenotaphrum secundatum YANG DIINTEGRASIKAN DENGAN BEBERAPA LEGUMINOSA DI PERKEBUNAN KELAPA

PRODUKSI DAN KECERNAAN IN VITRO RUMPUT Stenotaphrum secundatum YANG DIINTEGRASIKAN DENGAN BEBERAPA LEGUMINOSA DI PERKEBUNAN KELAPA

  • N. N. C. Kusumawati Fakultas Peternakan Universitas Udayana
  • T. G. O. Susila Fakultas Peternakan Universitas Udayana
  • N. M. Witariadi Fakultas Peternakan Universitas Udayana
  • N. G. K. Roni Fakultas Peternakan Universitas Udayana
  • N. N. Yastini Fakultas Pertanian Univesitas Dwijendra Denpasar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mendapatkan kombinasi terbaik Penanaman rumput Stenotaphrum
secundatum dengan beberapa leguminosa di perkebunan kelapa Pekutatan Jembrana. Rancangan yang
dipakai adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima kombinasi perlakuan yaitu leguminosa Arachis
pintoi cv. Amarillo, Arachis sp. 93483, Desmodium ovalipolium CIAT 13089, Desmodium heterocarpon
CIAT 1311 dan Teramnus labialis masing-masing diintegrasikan dengan rumput S. secundatum Vanuatu
dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan produksi bahan kering hijauan pada pemotongan ketiga
tertinggi pada kombinasi S. secundatum Vanuatu dengan A. pintoi cv. Amarillo yaitu 51,36 g/m
nyata lebih
tinggi (P<0,05) dari perlakuan lainnya. Produksi hijauan terendah pada campuran S. secundatum Vanuatu
dengan T. labialis yaitu 29,39 g/m
2
. Komposisi botani didominasi oleh rumput dan mengalami pluktuasi
meningkat pada pemotongan kedua dan menurun pada pemotongan ketiga. Imbangan rumput leguminosa
yang proporsional adalah campuran S. secundatum Vanuatu dengan Arachis sp. 93483 dan dengan Arachis
pintoi cv. Amarillo masing-masing 79,45% : 17,69% dan 82,53% : 15, 59% pada pemotongan ketiga. Hasil
koefisien cerna bahan kering dan bahan organik pada pemotongan ketiga tertinggi pada kombinasi S.
secundatum Vanuatu dengan A. pintoi cv. Amarillo yaitu 63.56% dan 70,65%. Berdasarkan hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa tanaman kombinasi S. secundatum Vanuatu dengan leguminosa yang mempunyai
rhizoma dan stolon kuat (tumbuh merayap) mempunyai produksi dan kecernaan lebih tinggi dari pada
kombinasi dengan perakarannya dangkal dan tumbuh melilit (keatas). Kombinasi rumput S. Secundatum
Vanuatu dan leguminosa A. pintoi cv. Amarillo dan Arachis sp. 93483 cocok dikembangkan di kebun kelapa.
Kata kunci: asosiasi, rumput, leguminosa, perkebunan kelapa

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-05-09
How to Cite
C. KUSUMAWATI, N. N. et al. PRODUKSI DAN KECERNAAN IN VITRO RUMPUT Stenotaphrum secundatum YANG DIINTEGRASIKAN DENGAN BEBERAPA LEGUMINOSA DI PERKEBUNAN KELAPA. Pastura, [S.l.], v. 9, n. 2, p. 78-81, may 2020. ISSN 2549-8444. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/pastura/article/view/59649>. Date accessed: 29 oct. 2020. doi: https://doi.org/10.24843/Pastura.2020.v09.i02.p05.