PEMETAAN BUDIDAYA BABI BALI DI BALI

  • Putri T. I. Fakultas Peternakan Universitas Udayana
  • N. P. Mariani Fakultas Peternakan Universitas Udayana
  • A. W. Puger Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pemetaan budidaya babi bali di Bali. Penelitian dilaksanakan selama
lima bulan mulai bulan Mei sampai dengan September 2016. Data ini sangat diperlukan untuk mengetahui
pemetaan budidaya babi bali seperti pemberian pakan dan recording reproduksi ternak babi meliputi: umur
awal pemeliharaan, umur pubertas, lama kebuntingan, bobot lahir, bobot sapih/umur sapih, calving interval dan
jumlah anak per kelahiran di Kabupaten Tabanan, Gianyar, dan Bangli. Penelitian menggunakan metode survey
dan penentuan responden menggunakan teknik purposive sampling dengan pertimbangan populasi babi bali tidak
merata di semua kabupaten. Dari masing-masing kabupaten diambil 20 peternak sebagai responden. Data yang
diperoleh dianalisis secara deskriptif sehingga mampu memberi gambaran yang akurat tentang budidaya babi bali
di tiga kabupaten tersebut. Dari hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa tujuan pemeliharaan di Kabupaten
Gianyar untuk bibit, Bangli dan Tabanan untuk bibit dan penggemukan. Sistem pemeliharaannya sama yaitu
secara semi intensif, demikian juga jenis pakan yang diberikan yaitu limbah dapur, limbah kebun dan dedak padi.
Data reproduksi di Kabupaten Gianyar, jumlah anak setiap kelahiran 9-12 ekor, bobot lahir 1-1,5 kg, disapih umur
60-90 hari, umur pubertas 6-8 bulan, jarak beranak (calving interval) 7 bulan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bali dalam Angka. 2013. Badan Pusat Statistik Provinsi Bali.
Penerbit BPS Provinsi Bali.
Budaarsa. K. N. Tirta. A, K. Mangku Budiasa dan P.A.
Astawa. 2013. Hijuan Pakan Babi dan Cara Penggunaannya
pada Peternakan Babi Tradisonal di Provinsi
Bali. Disampaikan pada Seminar Nasional II Himpunan
Ilmuwan Tumbuhan Pakan Indonesia (HIPTI) di
Denpasar 28-29 Juni 2013.
Budaarsa. K. 2014. Potensi Ternak Babi dalam Menyumbangkan
Daging di Bali. Makalah disampaikan pada
Seminar Nasional Ternak Babi di Fakultas Peternakan
Universitas Udayana, 5 Agustus 2014.
Budaarsa. K. 2002. Survei Kebutuhan Babi Guling di Kota
Denpasar. Laporan Penelitian. DIK. Universitas
Udayana.
Budaarsa. K. 2012. Babi Guling Bali dari Beternak Kuliner
hingga Sesaji. Penerbit Buku Arti, Denpasar.
Hartadi,H., S Reksohadiprodjo dan A. D. Tillman. 1990.
Tabel Komposisi Pakan untuk Indonesia. Yogyakarta,
Gajah Mada University Press.
Sihombing, D.T.H. 2006. Ilmu Ternak Babi. Gadjah Mada
University Press. Yogyakarta.
Sudiastra, I W. dan K. Budaarsa. 2015. Studi ragam eksterior
dan karakteristik reproduksi babi bali. Majalah Ilmiah
Peternakan. Vol.18, No.3, hal 100 – 105.
Sugiono. 2008. Metoda Penelitian Bisnis. Penerbit Alfabeta
Bandung
Published
2018-10-31
How to Cite
T. I., Putri; MARIANI, N. P.; PUGER, A. W.. PEMETAAN BUDIDAYA BABI BALI DI BALI. Majalah Ilmiah Peternakan, [S.l.], v. 21, n. 3, p. 120-122, oct. 2018. ISSN 2656-8373. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/mip/article/view/46070>. Date accessed: 21 june 2021. doi: https://doi.org/10.24843/MIP.2018.v21.i03.p06.