PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN TERNAK BABI BALI DI KABUPATEN GIANYAR PROVINSI BALI

  • I. W. Suarna
  • N. N. Suryani

Abstract

Babi bali bila dilihat dari potensi genetisnya menghasilkan banyak lemak sehingga babi bali lebih mendekati kepada babi tipe lemak. Karakteristik babi bali seperti tersebut sangat potensial untuk dijadikan babi guling
karena komposisi lipatan lemak setelah kulit akan memberikan aroma dan tekstur babi guling yang sangat baik. Produk kuliner asal babi yang sangat digemari dan telah menjadi branding Kabupaten Gianyar adalah babi guling. Sementara, jenis (breed) babi yang paling baik untuk diguling adalah babi bali yang menempati jumlah populasi paling kecil di Kabupaten Gianyar. Fenomena kontroversial tersebut perlu dicarikan solusi agar Gianyar tetap menjadi kabupaten yang terkenal dengan babi guling gianyar. Pencermatan terhadap peluang dan tantangan pengembangan babi bali bertumpu pada integrasi lima pilar utama yakni peternak, desa adat, pemerintah daerah, pengusaha, dan akademisi. Sinergisme kelima pilar tersebut menghasilkan strategi pengembangan babi bali sebagai akselerasi mencapai pertumbuhan babi yang lebih cepat sehingga produktivitas pemeliharaan babi bali dapat ditingkatkan tanpa mengurangi kualitas babi bali sebagai komuditas babi guling yang menjanjikan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

I. W. Suarna
Fakultas Peternakan Univ. Udayana
N. N. Suryani
Fakultas Peternakan Univ. Udayana
How to Cite
SUARNA, I. W.; SURYANI, N. N.. PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN TERNAK BABI BALI DI KABUPATEN GIANYAR PROVINSI BALI. Majalah Ilmiah Peternakan, [S.l.], v. 18, n. 2, feb. 2016. ISSN 2656-8373. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/mip/article/view/18762>. Date accessed: 03 mar. 2021. doi: https://doi.org/10.24843/MIP.2015.v18.i02.p06.

Keywords

peluang, tantangan, strategi, dan babi bali

Most read articles by the same author(s)