Conception Of Cultural Value In Education Of Community Plant Conservation Around Bedugul Forest Area

Main Article Content

Dewa Darma Sutomo Sutomo

Abstract

Masyarakat Bali pada umumnya  memiliki pemahaman tentang  budaya  yang  berdasarkan tradisi yang diwarisi oleh  para leluhur.  Kawasan   hutan Bedugul Bali termasuk kawasan hulu yang   perlu dijaga kesuciannya. Konsep   Suci    pada masyarakat di Bali biasanya  dikait-kaitkan  dengan  pura dan kawasan hulu.  Sedangkan sakral atau keramat biasanya  dikaitkan  dengah roh sebagai penguni pohon. Berdasarkan nilai frekuensi relatif Jenis  dari informasi masyarakat, pohon yang di sakralkan oleh masyarakat tercatat ada 6 jenis. Jenis yang paling  di sakralkan  adalah pohon  Ficus bejamina (FRj. 32%). konsep suci atau sakral menjadi perlindungannya. Tradisi  menancapkan cabang pohon  pada pangkal pohon  bekas tebangannya  yang disebut  pohon penanggeh merupakan wujud suatu “janji” untuk menanam kembali. Pelaksanaan upacara menjadikan amanat untuk  pemanfaatannya yang   berkesinambungan. Konsepsi  seni  seperti   pentas tarian topeng, bodres, wayang kulit dan  cerita taru pramana merupakan media pendidikan konservasi tumbuhan  yang strategis  di Bali.


 Kata kunci: Bedugul, budaya, pohon, konservasi  

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
DARMA, Dewa; SUTOMO, Sutomo. Conception Of Cultural Value In Education Of Community Plant Conservation Around Bedugul Forest Area. Metamorfosa: Journal of Biological Sciences, [S.l.], v. 7, n. 1, p. 80-86, may 2020. ISSN 2302-5697. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/metamorfosa/article/view/54973>. Date accessed: 28 oct. 2020. doi: https://doi.org/10.24843/metamorfosa.2020.v07.i01.p11.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)