Analisis Karakteristik Bahan Alam Sebagai Adsorben Pada Pengkondisian Udara Adsorpsi

  • Aqsal Raja Bramastha
  • Made Sucipta
  • Hendra Wijaksana

Abstract

Abstrak
Agar merasa nyaman dan sejuk dalam suatu ruangan, digunakan sistem air conditioning (AC) yang menggunakan kompresor dan butuh pemasok energi listrik yang cukup besar sehingga meningkatkan angka pemanasan global dan terjadinya krisis energi. Merujuk pada hal tersebut, dibutuhkan sistem pendingin yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Salah satu alternatif yaitu dengan menggunakan bahan alam sebagai adsorben dalam pengkondisian udara adsorpsi. Dalam sistem tersebut, perubahan kadar kelembaban terjadi karena adanya proses penyerapan kelembaban udara pada setiap material uji didalam packed bed. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui regenerasi karakteristik dari bahan alam dan karbon aktif, serta kinerjanya terhadap kelembaban. Karakteristik yang diuji juga meliputi uji sudut kontak dan uji proximate. Selain jenis material, dilakukan juga variasi massa 200gr, 400gr, dan 600gr dan juga variasi gabungan antar material. Hasil yang didapat dari pengujian regenerasi sebanyak 9 kali, bahan alam memberikan pengaruh terhadap pengkondisian udara. Semakin besar massa yang diujikan, semakin meningkat kemampuannya dalam menurunkan kelembaban. Dalam artian lain, karbon aktif 600gr memberikan kinerja paling optimal diantara bahan alam lainnya, baik dalam variasi massa maupun variasi gabungan
Kata kunci: Pengkondisian udara adsorpsi, bahan alam, karakteristik, regnerasi, dan kelembaban

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-01-01
How to Cite
BRAMASTHA, Aqsal Raja; SUCIPTA, Made; WIJAKSANA, Hendra. Analisis Karakteristik Bahan Alam Sebagai Adsorben Pada Pengkondisian Udara Adsorpsi. Teknik Desain Mekanika, [S.l.], v. 11, n. 1, jan. 2022. ISSN 2302-5182. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/mekanika/article/view/95638>. Date accessed: 05 apr. 2025.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>