EFEKTIVITAS WASTE MOTOR OIL PADA PLAT INTERCEPTOR SEBAGAI MEDIA PENURUNAN KEPEKATAN FLUE GAS VARIASI MOISTURE CONTENT MSW
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat penangkap flue gas dengan plat interceptor
bermedia waste motor oil (WMO) untuk menurunkan kepekatan flue gas dan bau yang timbul dari
proses pengeringan municipal solid waste (MSW) dengan variasi MC. Asap dan uap air yang dihasilkan
dari proses pengeringan MSW diakibatkan oleh penguapan MC pada suhu 110°C. Produk sampingan
yang dihasilkan dari proses pengeringan berupa gas pencemar tidak berbau seperti karbon monoksida
(CO), karbon dioksida (CO2), dan metana (CH4), serta gas berbau seperti ammonia (NH3), dan hidrogen
sulfida (H2S), yang sangat bergantung pada fraksi penyusun MSW yang dikeringkan dan MC yang
terkandung di dalamnya. Plat interceptor dibuat dalam bentuk balok berukuran panjang 1 m, lebar 0.12
m dan tinggi 0.13 m dimana plat disusun secara zig-zag untuk menghambat aliran asap gas sehingga
partikel pencemar menjadi tertangkap dan menempel pada media WMO yang dilapiskan pada
permukaan plat tersebut. MC pada MSW divariasikan dari 50% sampai 10% untuk melihat tingkat
pembentukan flue gas yang dihasilkan serta efektivitas penangkapan gas-gas tercemar selama durasi
waktu pengujian 5 menit. Hasil investigasi menunjukan bahwa penurunan persentase flue gas terjadi
pada setiap variasi moisture content yang diberikan yakni pada 50% MC, yaitu NH3 dari 56.50 ppm
menjadi 22.61 ppm, H2S dari 6.9 ppm menjadi 2.5 ppm. Keefektifan dan efisiensi penangkapan media
WMO diukur paling optimal pada variasi 50% MC dengan 13.6% penangkapan ash dari flue gas yang
dihasilkan.
Kata kunci: plat interceptor, asap dan bau, waste motor oil, efektivitas dan efisiensi