Pemberian Static Stretching Exercise Dapat Meningkatkan Fungsional Punggung Bawah Pada Penjahit

  • Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati Departemen Fisioterapi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
  • Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Magister Ergonomi Fisiologi Kerja, Pascasarjana, Universitas Udayana
  • Putu Yudi Pramana Putra Departemen Fisioterapi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Abstract

Penjahit merupakan salah satu aset penting untuk memenangkan persaingan industri teksil. Sikap kerja selama menjahit dan bekerja dalam jangka waktu yang lama akan memicu timbulnya keluhan muskuloskeletal seperti ketegangan otot dan rasa nyeri pada area punggung bawah. Keluhan ini akan berdampak pada penurunan kemampuan fungsional punggung bawah, sehingga menyebabkan penurunan produktivitas. Hasil wawancara dan penilaian menggunakan Rapid Upper Limb Assesment (RULA) didapatkan hasil sikap kerja penjahit berada di level 6 yang diintepretasikan sebagai posisi kerja penjahit perlu segera dirubah. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pemberian static stretching exercise dapat meningkatkan kemampuan fungsional punggung bawah pada penjahit. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan one group pre test post test design. Penelitian dilakukan pada bulan April 2018 dengan pengulangan 3 kali seminggu selama 4 minggu. Sampel penelitian berjumlah 15 orang. Pengukuran fungsional punggung bawah menggunakan modified-modified Schoober test. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan Paired Sample t-test menunjukkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan setelah pemberian static stretching exercise (p<0,05). Disimpulkan pada penelitian ini adalah kemampuan fungsional punggung bawah dapat ditingkatkan melalui static stretching exercise.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akutota, V., Ferreiro, A., Moore, T., and Fredericson, M. 2008. Core Stability Exercise Principle. Current Sport Medicine Reports, Vol. 7(1):39-44.
Azwar, A. 2004. Kecenderungan Masalah Gizi dan Tantangan Dimasa yang Akan Datang. Jakarta.
Brandon dan Raphael. 2009. Core stability training and Core stability program. Available from: http://www.sportinjurybulletin.com/archive/core-stability.html. [diakses Maret 2018]
Depkes.go.id. 2019. Publikasi Data dan Informasi. Retrieved from Depkes.go.id: http://www.depkes.go.id/folder/view/01/structure-web-content-publikasi-data.html
Dewi,F.K.2015. “Hubungan Duduk Lama Statis dalam Membatik dengan Fleksibilitas Lumbal di Perusahaan Batik Danar Hadi Surakarta” (skripsi). Surakarta: Program Studi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Dinata, K. 2013. “Sikap Kerja Duduk Berdiri Bergantian Menurunkan Kelelahan, Keluhan Musculoskeletal Serta Meningkatkan Produktivitas Pekerja Penyetrika Wanita di Rumah Tangga” (thesis). Denpasar: Program Pasca Sarjana Udayana.
Frankl, D. 1999. Anatomical Limitations of Flexibility : Physiological Basis of Flexibility.. Los Angeles: Department of Kinesiology and Physical Education.
Irfan, M. 2012. Fisioterapi Bagi Insan Stroke edisi pertama. Yogjakarta: Graha Ilmu. pp. 22-52.
Kaergaard, A., Andersen, J.H., 2000. Musculosceletal Disorders of The Neck and Shoulders in Female Sewing Machine Operators. Prevalence, Incidene, and Prognosis. Occupational Environment Medicine, Vol. 57:528-534.
Nurmianto, E., 2004. Ergonomi Konsep Dasar dan Aplikasinya. Surabaya: Guna Widya
Polajnar, A; Marjan, L; dan Nataza, V.H. 2010 Muscular-Skeletal Diseases Require Scientifically Designed Sewing Workstations. Slovenia: University of Maribror, Faculty of Mechanical Enginering, Slovenia.
Paramurthi, P. 2016. “Hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan aktivitas olahraga terhadap fleksibilotas lumbal pada Mahasiswa Fakultas Kedokeran Universitas Udayana” (skripsi). Denpasar: Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
Pramita, I. 2014. “Core Stability Exercise Lebih Baik Meningkatkan Aktivitas Fungsional Dari Pada William’s Flexion Excercise Pada Pasien Nyeri Punggung Bawah Miogenik” (thesis). Denpasar: Program Studi Fisiologi Olahraga Pascasarjana Universitas Udayana.
Pulat, B.M. 2006. Fundamentals of Industrial Ergonomics. New Jersey: Prentice Hall.
Pulcheria, Meryl dan Muliartha. 2016. “Fleksibilitas Mahasiswa Universitas Udayana yang berlatih taichi lebih baik daripada yang tidak berlatih tai chi” (skripsi). Denpasar: Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
Rahim, A. H. 2012. Vertebra. Jakarta: CV. Sagung Seto.
Rivai, W. Ekawati.T., Jayanti S. 2014. Hubungan Tingkat Risiko Ergonomi Dan Masa Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Pekerja Pemecah Batu. JKM, Vol. 2(3).
Sinyo, 2015. Hubungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan Produktivitas Kerja Karyawan PT. New Union jaya di Samarinda. Jurnal Ilmu Pemerintahan, Vol. 3(4):1952-1963.
Wang, X. Q., Zheng, J.J., Yu, Z.W., Xia B, Lou, S.J., Liu, J., Cai, B., Hua, Y.H., Wu, M., Wei, M.L., Shen, H.M., Chen, Y., Pan, Y.J., Xu, G.H., Chen, P.J. 2012. A Meta- Analysis of Core Stability Exercise versus General Exercise for Chronic Low Back Pain. Plosone, Vol.7(12).
Wijayanti, T., Catur, Y., dan Supriyono, A. 2013. Hubungan antara Posisi Kerja Duduk dengan Keluhan Subyektif Nyeri Pinggang Pada Penjahit di Garmen PT. Apac Inti Corpora Kabupaten Semarang. Semarang: Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro Semarang.
Published
2019-12-31
How to Cite
KARUNIA SARASWATI, Ni Luh Putu Gita; ADIPUTRA, Luh Made Indah Sri Handari; PRAMANA PUTRA, Putu Yudi. Pemberian Static Stretching Exercise Dapat Meningkatkan Fungsional Punggung Bawah Pada Penjahit. Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic), [S.l.], v. 5, n. 2, p. 67-73, dec. 2019. ISSN 2503-1716. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jei/article/view/54701>. Date accessed: 10 july 2020. doi: https://doi.org/10.24843/JEI.2019.v05.i02.p03.