Laporan Kasus: Infeksi Berulang Ehrlichia canis pada Monosit Anjing Peranakan Akita di Denpasar, Bali

  • Krisna Ardhia Pradnyandika Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
  • I Gede Soma Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana
  • I Nyoman Suartha Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Abstract

Infeksi bakteri Ehrlichia canis yang bereplikasi pada sel monosit disebut juga Canine Monocytic Ehrlichiosis (CME).  Seekor anjing betina peranakan akita dibawa ke Rumah Sakit Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana dengan keluhan penurunan nafsu makan dan minum disertai dengan konsistensi feses yang lembek.  Hasil pemeriksaan klinis menemukan adanya bekas feses berwarna hitam pada rambut di sekitar anus, rambut terlihat kusam, napas cepat dan dangkal serta pulsus anteri femoralis teraba lemah.  Pemeriksaan feses menunjukkan hasil negatif untuk telur cacing dan protozoa.  Pemeriksaan hematologi menunjukkan anjing mengalami anemia mikrositik hiperkromik, leukositosis dengan limfositosis dan granulositopenia, serta trombositopenia.  Pemeriksaan apusan darah dan test kit antibodi terhadap Ehrlichia canis menunjukkan hasil positif.  Berdasarkan hal tersebut, anjing didiagnosis mengalami CME.  Hewan diterapi dengan antibiotik doksisiklin (10 mg/kg BB, PO setiap 24 jam), antiradang prednison (0,5 mg/kg BB, PO setiap 24 jam) dan hematopoietik Sangobion® (satu kapsul per hari). Terapi tersebut diberikan selama 14 hari.  Terapi menunjukkan hasil yang baik dari segi nafsu makan dan minum yang normal, aktif, serta konsistensi dan warna feses yang normal.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

I Gede Soma, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Laboratorium Fisiologi, Farmakologi, dan Farmasi Veteriner

I Nyoman Suartha, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Laboratorium Ilmu Penyakit Dalam Veteriner

Published
2022-07-31
How to Cite
PRADNYANDIKA, Krisna Ardhia; SOMA, I Gede; SUARTHA, I Nyoman. Laporan Kasus: Infeksi Berulang Ehrlichia canis pada Monosit Anjing Peranakan Akita di Denpasar, Bali. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], p. 519-529, july 2022. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/80533>. Date accessed: 25 sep. 2022. doi: https://doi.org/10.19087/imv.2022.11.4.519.
Section
Case Report

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >>