Tumor Non-neoplastik Akibat Mycotic Dermatitis pada Anjing

  • Baiq Renny Kamaliani
  • I Wayan Gorda

Abstract

Artikel ini memberikan informasi mengenai sebuah kasus tumor kulit pada anjing yang bersifat non-neoplastik pada Oktober 2016.Tumor non-neoplastik adalah tumor dimana pertumbuhannya lambat walaupun terus membesar pada satu lokasi, tetapi tidak memiliki sifat sel neoplasma. Infeksi jamur yang berat dan kronis pada kulit dapat menimbulkan pertumbuhan massa solid menyerupai tumor neoplastik. Peneguhan diagnosa dapat dilakukan dengan histopatologi dan kultur jaringan. Prinsip penanganan kasus tumor ini adalah dengan eksisi tumor yang mengacu pada marginal resection. Pada tanggal 13 Oktober 2016, dilaporkan sebuah kasus tumor pada kulit anjing lokal jantan berusia 8 tahun dengan berat 42,4 kg. Anjing tersebut berasal dari wilayah Panjer, Denpasar Selatan, Bali. Pengamatan mikroskopis menunjukkan jaringan kulit mengalami inflamasi yang bersifat kronis, dibuktikan dengan adanya granuloma, infiltrasi makrofag, limfosit, dan sel plasma, giant cell dan sel datia, epidermis yang nekrosis, serta sel-sel normal penyusun subkutan (fibroblast penghasil kolagen, pembuluh kapiler, dan jaringan ikat). Pada lapisan subkutan juga ditemukan adanya konidia dan hyphae jamur.Kasus ini disimpulkan sebagai infeksi jamur yang masif dan kronis sehingga menimbulkan gejala yang mirip dengan kejadian neoplasma.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-08-18
How to Cite
KAMALIANI, Baiq Renny; GORDA, I Wayan. Tumor Non-neoplastik Akibat Mycotic Dermatitis pada Anjing. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], p. 314-319, aug. 2017. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/36039>. Date accessed: 02 dec. 2020.
Section
Articles