Persebaran dan Hubungan Kejadian Rabies pada Anjing dan Manusia di Denpasar Tahun 2008-2015

  • Elizabeth Liliane Sadipun Fakultas Kedoketeran Hewan Universitas Udayana
  • I Wayan Batan Fakultas Kedoketeran Hewan Universitas Udayana
  • Tjokorda Sari Nindhia Fakultas Kedoketeran Hewan Universitas Udayana

Abstract

Rabies atau penyakit anjing gila merupakan penyakit zoonosis yang menyerang sistem saraf pusat yang disebabkan oleh virus Genus Lyssavirus dari Familia Rhabdoviridae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persebaran dan hubungan kejadian rabies pada anjing dan manusia di Kota Denpasar tahun 2008-2015. Data sekunder dikumpulkan, ditabulasi, dan kemudian dipetakan pada peta wilayah Kota Denpasar. Analisis data sekunder dilakukan dengan analisis korelasi Range Spearman. Sepanjang tahun 2008-2015 telah terjadi sebanyak 53 kasus rabies pada anjing dan 11 kasus pada manusia. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang sangat nyata antara kejadian rabies pada anjing dan manusia tahun 2008-2015 dengan nilai koefisien korelasi 0,681 yang menunjukkan bahwa tingginya kejadian rabies pada anjing diikuti dengan kejadian pada manusia.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Elizabeth Liliane Sadipun, Fakultas Kedoketeran Hewan Universitas Udayana
Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan
I Wayan Batan, Fakultas Kedoketeran Hewan Universitas Udayana
Laboratorium Diagnosa Klinik Veteriner
Tjokorda Sari Nindhia, Fakultas Kedoketeran Hewan Universitas Udayana
Laboratorium Epidemiologi dan Biostatistika Veteriner
Published
2016-10-30
How to Cite
SADIPUN, Elizabeth Liliane; BATAN, I Wayan; NINDHIA, Tjokorda Sari. Persebaran dan Hubungan Kejadian Rabies pada Anjing dan Manusia di Denpasar Tahun 2008-2015. Indonesia Medicus Veterinus, [S.l.], oct. 2016. ISSN 2477-6637. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/27256>. Date accessed: 22 june 2021.
Section
Articles

Keywords

rabies, anjing, manusia, Kota Denpasar