GAMBARAN POST-ACUTE COVID-19 SYNDROME PADA PASIEN PASCA TERINFEKSI CORONAVIRUS DISEASE 2019

  • I Gusti Ayu Julia Arsita Devie Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • Ni Kadek Ayu Suarningsih Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • Indah Mei Rahajeng Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • Desak Made Widyanthari Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Abstract

Post-acute COVID-19 syndrome merupakan gejala menetap dalam jangka waktu yang lebih lama pada pasien yang telah sembuh dari COVID-19. Gejala COVID-19 yang berkepanjangan berdampak pada kesehatan fisik hingga psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran post-acute COVID-19 syndrome pada pasien pasca terinfeksi corona virus disease 2019. Sampel penelitian berjumlah 30 orang pasien pasca perawatan dengan COVID-19 yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan teknik quota sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia dari responden pasien pasca terinfeksi COVID-19 adalah 29 tahun dan mayoritas berjenis kelamin perempuan. Sebagian besar menjalani perawatan COVID-19 melalui isolasi mandiri (56,7%) dengan rata - rata lama perawatan 12,8 hari. Gejala yang paling umum dilaporkan selama atau sebelum terinfeksi COVID-19 adalah kehilangan rasa dan bau, batuk, demam, kelelahan, dan sakit tenggorokan. Sedangkan, gejala yang menetap 1 - 2 minggu pasca dinyatakan sembuh dari infeksi COVID-19 yang umum dilaporkan adalah kelelahan, batuk, kehilangan rasa dan bau, sakit tenggorokan, serta sesak napas. Gejala batuk menetap dengan karakteristik batuk berlendir atau berdahak terjadi pada 26,7% pasien. Sesak napas yang dialami 1 - 2 minggu setelah terinfeksi COVID-19, 83,3% diantaranya mengalami sesak napas ketika melakukan aktivitas dengan kategori ringan. Selain itu, mayoritas yang mengalami gejala kelelahan setelah 1 - 2 minggu pasca terinfeksi COVID-19 berada pada kategori berat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmed, H, Patel, K., Greenwood, D., Halpin, S., Lewthwaite, P., Salawu, A., Eyre, L., Breen, A., O’Connor, R., Jones, A., & Sivan, M. (2020). Long-term clinical outcomes in survivors of severe acute respiratory syndrome and middle east respiratory syndrome coronavirus outbreaks after hospitalisation or ICU admission: A systematic review and meta-analysis. Journal of Rehabilitation Medicine, 52(5), 1-11. doi:10.2340/16501977-2694
Carfì, A., Bernabei, R., & Landi, F. (2020). Persistent symptoms in patients after acute COVID-19. JAMA, 1–2. doi:10.1001/jama.2020.12603
Dam, L. F. van, Kroft, L. J. M., Wal, L. I. van der, Cannegieter, S. C., Eikenboom, J., Jonge, E. de, Huisman, M. V., & Klok, F. A. (2020). Clinical and computed tomography characteristics of COVID-19 associated acute pulmonary embolism: A different phenotype of thrombotic disease?. Thrombosis Research, 193, 86-89. doi:10.1016/J.THROMRES.2020.06.010
Dhawan, R. T., Gopalan, D., Howard, L., Vicente, A., Park, M., Manalan, K., Wallner, I., Marsden, P., Dave, S., Branley, H., Russell, G., Dharmarajah, N., & Kon, O. M. (2021). Beyond the clot: Perfusion imaging of the pulmonary vasculature after COVID-19. The Lancet Respiratory Medicine, 9(1), 107–116. doi:10.1016/S2213-2600(20)30407-0
Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (2021). Situasi Perkembangan COVID-19 di Bali. Dinkes Provinsi Bali.
Fan, E., Dowdy, D. W., Colantuoni, E., Mendez-Tellez, P. A., Sevransky, J. E., Shanholtz, C., Himmelfarb, C. R. D., Desai, S. V., Ciesla, N., Herridge, M. S., Pronovost, P. J., & Needham, D. M. (2014). Physical complications in acute lung injury survivors: A two-year longitudinal prospective study. Critical Care Medicine, 42(4), 849–859. doi:10.1097/CCM.0000000000000040
Fumagalli, A., Misuraca, C., Bianchi, A., Borsa, N., Limonta, S., Maggiolini, S., Bonardi, D. R., Corsonello, A., Di Rosa, M., Soraci, L., Lattanzio, F., & Colombo, D. (2021). Pulmonary function in patients surviving to COVID-19 pneumonia. Infection, 49(1), 153–157. doi:10.1007/s15010-020-01474-9
Garrigues, E., Janvier, P., Kherabi, Y., Le Bot, A., Hamon, A., Gouze, H., Doucet, L., Berkani, S., Oliosi, E., Mallart, E., Corre, F., Zarrouk, V., Moyer, J. D., Galy, A., Honsel, V., Fantin, B., & Nguyen, Y. (2020). Post-discharge persistent symptoms and health-related quality of life after hospitalization for COVID-19. Journal of Infection, 1016–1018. doi:10.1016/j.jinf.2020.08.029
Greenhalgh, T., Knight, M., A’Court, C., Buxton, M., & Husain, L. (2020). Management of post-acute covid-19 in primary care. The BMJ, 370, 1–8. doi:10.1136/bmj.m3026
Mahase, E. (2020). Covid-19: What do we know about “long covid”?. The BMJ, 370, 1–2. doi:10.1136/bmj.m2815
Nalbandian, A., Sehgal, K., Gupta, A., Madhavan, M. V., McGroder, C., Stevens, J. S., Cook, J. R., Nordvig, A. S., Shalev, D., Sehrawat, T. S., Ahluwalia, N., Bikdeli, B., Dietz, D., Der-Nigoghossian, C., Liyanage-Don, N., Rosner, G. F., Bernstein, E. J., Mohan, S., Beckley, A. A., … Wan, E. Y. (2021). Post-acute COVID-19 syndrome. Nature Medicine, 27(4), 601–615. doi:10.1038/s41591-021-01283-z
Satuan Tugas Penanganan COVID-19. (2021). Peta Sebaran Kasus COVID-19 di Indonesia. Satgas Penanganan COVID-19.
Stavem, K., Ghanima, W., Olsen, M. K., Gilboe, H. M., & Einvik, G. (2020). Persistent symptoms 1.5-6 months after COVID-19 in non-hospitalised subjects: A population-based cohort study. Thorax, 1–3. doi:10.1136/thoraxjnl-2020-216377
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tenforde, M. W., Kim, S. S., Lindsell, C. J., Billig Rose, E., Shapiro, N. I., Files, D. C., Gibbs, K. W., Erickson, H. L., Steingrub, J. S., Smithline, H. A., Gong, M. N., Aboodi, M. S., Exline, M. C., Henning, D. J., Wilson, J. G., Khan, A., Qadir, N., Brown, S. M., Peltan, I. D., … Wu, M. J. (2020). Symptom duration and risk factors for delayed return to usual health among outpatients with COVID-19 in a multistate health care systems network — United States, March–June 2020. Morbidity and Mortality Weekly Report, 69(30), 993–998. doi:10.15585/mmwr.mm6930e1
Vallamkondu, J., John, A., Wani, W. Y., Ramadevi, S. P., Jella, K. K., Reddy, P. H., & Kandimalla, R. (2020). SARS-CoV-2 pathophysiology and assessment of coronaviruses in CNS diseases with a focus on therapeutic targets. Biochimica et Biophysica Acta - Molecular Basis of Disease, 1866(10), 1-12 doi:10.1016/j.bbadis.2020.165889
WHO. (2020). Tatalaksana klinis infeksi saluran pernapasan akut berat (SARI) suspek penyakit COVID-19. World Health Organization, 4, 1–25.
World Health Organization. (2021). WHO Coronavirus Disease (COVID-19) Dashboard. Diakses pada 29 Januari 2021, dari https://covid19.who.int/
Worldometers. (2021). Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Pandemic. Diakses pada 29 Januari 2021, dari https://www.worldometers.info/coronavirus/
Zhao, Y., Shang, Y., Song, W., Li, Q., Xie, H., Xu, Q., Jia, J., Li, L., Mao, H., Zhou, X., Luo, H., Gao, Y., & Xu, A. (2020). Follow-up study of the pulmonary function and related physiological characteristics of COVID-19 survivors three months after recovery. EClinicalMedicine, 25, 1-9. doi:10.1016/J.ECLINM.2020.100463
Published
2022-06-29
How to Cite
ARSITA DEVIE, I Gusti Ayu Julia et al. GAMBARAN POST-ACUTE COVID-19 SYNDROME PADA PASIEN PASCA TERINFEKSI CORONAVIRUS DISEASE 2019. Coping: Community of Publishing in Nursing, [S.l.], v. 10, n. 3, p. 326-332, june 2022. ISSN 2715-1980. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/coping/article/view/80156>. Date accessed: 19 aug. 2022. doi: https://doi.org/10.24843/coping.2022.v10.i03.p13.
Section
Articles