PEMANFAATAN STANDINGHAY RUMPUT KUME AMONIASI DENGAN PENAMBAHAN ZnSO DAN Zn-Cu ISOLEUSINAT DALAM RANSUM UNTUK MENGOPTIMALKAN KONSUMSI, KECERNAAN DAN KADAR GLUKOSA DARAH SAPI BALI DARA

  • Erna Hartati Fakultas Peternakan, Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • A. Saleh Fakultas Peternakan, Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • E.D. Sulistijo Fakultas Peternakan, Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, Universitas Nusa Cendana, Kupang
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/Pastura.2014.v03.i02.p08

Abstrak

Suatu penelitian telah dilakukan bertujuan mengevaluasi pemanfaatan standinghay rumput kume amoniasimdengan penambahan ZnSO dan Zn-Cu isoleusinat dalam ransum basal yang dapat mengoptimalkan peningkatan
konsumsi dan kecernaan zat-zat makanan serta kadar glukosa darah. Penelitian menggunakan enam belas ekor sapi Bali dara dan secara acak dikelompokkan ke dalam empat perlakuan pakan yaitu: R4=Standinghay rumput
kume amoniasi + konsentrat (60:40); R1= R0+ 150 mg ZnSO4/kg BK konsentrat + 1 % Zn-Cu isoleusinat/kg BK ransum; R2=R0 + 150 mg ZnSO4/kg BK konsentrat + 2 % Zn-Cu isoleusinat/kg BK ransum; R + 150mg ZnSO/kg BK konsentrat + 3 % Zn-Cu isoleusinat/kg BK ransum. Ransum basal terdiri dari standinghay rumput kume amoniasi dan konsentrat dengan kandungan protein 17% dan Total Digestible Nutrient (TDN) 78%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ZnSO443=R dan Zn-Cu isoleusinat berpengaruh sangat signifikan (P<0.01) terhadap peningkatan konsumsi dan kecernaan zat-zat makanan, dan berpengaruh signifikan (P<0.05) terhadap peningkatan kadar glukosa darah. Hasil terbaik terhadap konsumsi dan kecernaan zatzat makanan dan kadar glukosa darah dicapai pada level penambahan ZnSO dan Zn-Cu isoleusinat 150 mg ZnSO44/kg BK konsentrat dan 3 % Zn-Cu isoleusinat/kg BK ransum, akan tetapi tidak terdapat perbedaanyang signifikan antara penambahan 3% dan 2% Zn-Cu isoleusinat/kg BK ransum. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan standinghay rumput kume dengan penambahan 150 mg ZnSO/kg BK konsentrat dan 2 % ZnCu isoleusinat/kg BK ransum dapat mengoptimalkan konsumsi dan kecernaan zat-zat makanan serta kadar glukosa darah.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
##submission.howToCite##
HARTATI, Erna; SALEH, A.; SULISTIJO, E.D.. PEMANFAATAN STANDINGHAY RUMPUT KUME AMONIASI DENGAN PENAMBAHAN ZnSO DAN Zn-Cu ISOLEUSINAT DALAM RANSUM UNTUK MENGOPTIMALKAN KONSUMSI, KECERNAAN DAN KADAR GLUKOSA DARAH SAPI BALI DARA. Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak, [S.l.], v. 3, n. 2, dec. 2014. ISSN 2549-8444. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/pastura/article/view/11180>. Tanggal Akses: 20 feb. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/Pastura.2014.v03.i02.p08.
Terbitan
Bagian
Articles

Kata Kunci

Sapi Bali dara, Zn-SO , Zn-Cu Isoleusinat, kecernaan, glukosa darah