ANALISIS PERFORMA KOLEKTOR SURYA PELAT DATAR DENGAN SIRIP MELINTANG BERONGGA DISUSUN ALIGNED MENGGUNAKAN ALIRAN IMPINGING JET
Abstract
Abstrak
Peran yang sangat vital dari energi terbarukan, khususnya energi surya, dalam kehidupan manusia tidak dapat dipandang remeh.
Salah satu aplikasi yang mencolok adalah dalam sektor pertanian sebagai sumber tenaga untuk proses pengeringan hasil panen.
Untuk meningkatkan efektivitas pengeringan menggunakan energi surya, diperlukan alat yang dikenal sebagai kolektor surya.
Kolektor ini berfungsi sebagai penyerap radiasi matahari yang kemudian diubah menjadi energi panas dan disalurkan ke fluida
kerja. Untuk memaksimalkan transfer panas ke fluida kerja, dilengkapi dengan sirip pada kolektor surya untuk meningkatkan
kapasitasnya dalam menyerap panas yang terperangkap di dalamnya. Penelitian mengenai kolektor surya ini melibatkan
penambahan sirip berongga berbentuk bujur sangkar dengan diameter yang lebih kecil, yang ditempatkan di dalamnya, yang
memiliki lubang-lubang berbentuk bujur sangkar dan disusun secara sejajar menggunakan aliran impinging jet. Untuk
meningkatkan performa kolektor surya, dilakukan variasi laju aliran massa pada suhu 32 °C sebesar 0,0009; 0,0019; dan 0,0023
kg/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kolektor surya dengan sirip berongga berbentuk bujur sangkar yang
disusun secara sejajar menggunakan aliran impinging jet menghasilkan peningkatan dan penyebaran suhu di setiap bagian
kolektor surya. Energi berguna tertinggi dicapai pada variasi laju aliran massa sebesar 0,0023 kg/s, dengan jumlah mencapai
67,58 W pada pukul 13.30 dan efisiensi tertinggi tercatat pada pukul 14.00 sebesar 10,02%. Sementara itu, energi berguna
terendah terjadi pada variasi laju aliran massa sebesar 0,0009 kg/s sebesar 3,23 W pada pukul 10.00, dan efisiensi terendah
terjadi pada variasi laju aliran massa sebesar 0,0019 kg/s pada pukul 10.00 sebesar 1,70%.
Kata kunci: Energi berguna, Efisiensi, Sirip berongga, Aligned, Impinging Jet, Berongga diameter mengecil.