Karakteristik dan Bentuk Ujaran Bahasa Jepang Orang Osaka Tinjauan Linguistik Kebudayaan

  • I Putu Wahyu Cipta Widiastika Denpasar, Indonesia
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/ling.2019.v26.i02.p04

Abstrak

Jurnal ini membahas mengenai karakteristik dan bentuk ujaran bahasa Jepang orang Osaka tinjauan linguistik kebudayaan. Data dikumpulkan melalui interview langsung. Data dianalisis dengan menggunakan teori linguistik kebudayaan menurut Foley (1991), Palmer (1996), dan Riana (2003). Dari data yang ditemukan, karakteristik dan bentuk ujaran bahasa Jepang orang Osaka ditunjukkan dengan kenyamanan berbahasa dengan menggunakan leksikon ‘akan’, bentuk hormat bahasa Jepang orang Osaka dengan leksikon (~haru), bentuk sopan bahasa Jepang orang Osaka dengan leksikon ‘sai de gozaimasu, sou de omasu, sou dasu, sai de gowasu dan sai de goasu’, bentuk keakraban berbahasa dengan bentuk ‘dou dekka, moukatte makka’, dan bahasa Jepang Osaka kasar ‘ahou


 Kata kunci: karakteristik, bentuk hormat, bentuk sopan, keakraban berbahasa dan bahasa kasar.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2019-09-27
##submission.howToCite##
CIPTA WIDIASTIKA, I Putu Wahyu. Karakteristik dan Bentuk Ujaran Bahasa Jepang Orang Osaka Tinjauan Linguistik Kebudayaan. Linguistika: Buletin Ilmiah Program Magister Linguistik Universitas Udayana, [S.l.], v. 26, n. 2, p. 126--132, sep. 2019. ISSN 2656-6419. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/linguistika/article/view/53411>. Tanggal Akses: 20 feb. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/ling.2019.v26.i02.p04.
Bagian
Articles