TRIAL BY THE PRESS: PERAN MEDIA MASSA DALAM KASUS KORUPSI BERDASARKAN ASAS PRADUGA TAK BERSALAH
Abstract
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran media massa dalam mengungkap kasus korupsi berdasarkan asas praduga tak bersalah serta mengkaji tantangan utama yang dihadapi oleh media massa dalam melaporkan kasus korupsi dan strategi mengatasinya. Penulisan ini menggunakan metode normatif yang melalui pendekatan perundang-undangan dan kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat keunggulan dan tantangan dalam trial by the press yang mana dengan adanya trial by the press dapat medorong penegak hukum untuk mempertimbangkan opini publik, disisi lain terdapat pengaturan bagi pers untuk wajib menjaga prinsip-prinsip hukum acara pidana termasuk menghormati asas praduga tak bersalah, yang menjamin bahwa setiap individu dianggap tidak bersalah sampai terbukti bersalah di pengadilan.
This writing aims to find out and analyze the role of mass media in uncovering corruption cases based on the principle of presumption of innocence and examining the main challenges faced by the mass media in reporting corruption cases and strategies to overcome them. This writing uses normative methods through the legislation and library approaches. The results of this study state that there are advantages and challenges in trial by the press which with trial by the press can encourage law enforcement to consider public opinion, on the other hand there is an arrangement for the press to be obliged to maintain the principles of criminal procedural law including respecting the principle The presumption of innocent, which guarantees that every individual is considered innocent to proven guilty in court.