Profil Resistansi Antibiotik dari Enterobacteriaceae yang Diisolasi dari Kucing (Felis catus)

  • Furzania Mumtaza
  • Yoga Dwi Jatmiko Brawijaya University
  • Herjuno Ari Nugroho
  • Sugiyono Saputra
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.19087/jveteriner.2023.24.3.335

Abstrak

Kucing (Felis catus) merupakan hewan peliharaan populer yang memiliki interaksi dekat dengan manusia, sehingga membuka peluang penularan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri indikator dan menyelidiki profil resistansi antimikrob (antimicrobial resistance) (AMR). Tujuh sampel ulas/swab rektum diambil dari kucing dengan menggunakan amies-collecting swab. Uji presumtif Escherichia coli menunjukkan tujuh isolat (87,5%) teridentifikasi sebagai E. coli, yang ditunjukkan dengan koloni berwarna hitam dengan pendaran hijau-metalik pada eosin methylene blue agar (EMBA). Sebanyak delapan koloni bakteri berhasil diisolasi dan diuji resistansinya menggunakan metode difusi cakram. Tiga isolat resistan terhadap sefalosporin generasi ketiga (ceftriaxone), yang mengindikasikan bahwa kucing berpotensi menjadi sumber AMR. Berdasarkan analisis gen 16S rRNA dan konstruksi pohon filogenetik pada isolat terpilih, enam isolat diidentifikasi sebagai E. coli (S2, S4, S6, S10, dan KR6) dan satu isolat lainnya sebagai Enterobacter cloacae (S8). Penelitian ini menunjukkan bahwa kucing berpotensi sebagai pembawa bakteri yang resistan terhadap antibiotik.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2023-09-30
##submission.howToCite##
MUMTAZA, Furzania et al. Profil Resistansi Antibiotik dari Enterobacteriaceae yang Diisolasi dari Kucing (Felis catus). Jurnal Veteriner, [S.l.], p. 335-345, sep. 2023. ISSN 2477-5665. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jvet/article/view/107489>. Tanggal Akses: 26 apr. 2026 doi: https://doi.org/10.19087/jveteriner.2023.24.3.335.
Bagian
Articles