RANCANGAN SISTEM INFORMASI BUDIDAYA JERUK BERBASIS ANDROID UNTUK MASYARAKAT DESA BUNUTIN KINTAMANI BANGLI

RANCANGAN SISTEM INFORMASI BUDIDAYA JERUK BERBASIS ANDROID UNTUK MASYARAKAT DESA BUNUTIN KINTAMANI BANGLI

  • N.M.A.E.D. Wirastuti
  • I.G.A.K.D.D. Hartawan
  • I.M.A. Suyadnya

Abstract

Bagaimanakah teknologi khususnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dapat membantu
masyarakat pedesaan yang umumnya mempunyai mata pencaharian sebagai petani khususnya untuk
kelompok petani di desa Bunutin untuk meningkatkan perekonomian mereka? Berangkat dari pertanyaan
tersebut, pada program ini dirancang suatu aplikasi TIK yaitu aplikasi layanan informasi budidaya jeruk yang
terintegrasi dengan sistem informasi geografis berbasis Android. Program ini diharapkan dapat mendukung
program pemerintah dalam mengatasi kesenjangan digital masyarakat kota dan desa (digital divide) serta
dapat mewujudnya desa pintar (smart village). Tujuan dan luaran dari kegiatan yang dirancang adalah: 1)
Menghasilkan dua buah aplikasi layanan informasi budidaya jeruk yang terintegrasi dengan sistem informasi
geografis (SIG) pada dua buah smartphone ber-platform Android. Pada sistem layanan informasi ini juga
akan dilengkapi dengan manual prosedurnya. 2) Peningkatan pemahaman dan pengetahuan petani dan buruh
tani dalam melakukan budidaya tanaman jeruk dan agribisnis untuk mengoptimalkan hasil pertanian, kualitas
hasil sehingga menghasilkan pendapatan sesuai dengan yang diharapkan. 3) Peningkatan pengetahuan
tentang manajemen, kesehatan dan keselamatan kerja dengan tersedianya layanan informasi yang akurat,
cepat dimana saja dan kapan saja.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2016-09-01
How to Cite
WIRASTUTI, N.M.A.E.D.; HARTAWAN, I.G.A.K.D.D.; SUYADNYA, I.M.A.. RANCANGAN SISTEM INFORMASI BUDIDAYA JERUK BERBASIS ANDROID UNTUK MASYARAKAT DESA BUNUTIN KINTAMANI BANGLI. Buletin Udayana Mengabdi, [S.l.], v. 15, n. 3, p. 1-10, sep. 2016. ISSN 2654-9964. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jum/article/view/35964>. Date accessed: 27 june 2022.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>