Identifikasi Kandungan Logam Pada Sampel Air Dari Sumber Air Panas Alam Di Ulumbu Desa Wewo Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai Tengah

  • Helena Idah Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • Ida Bagus Made Suryatika Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • Ida Bagus Alit Paramarta Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • A.A. Ngurah Gunawan Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • Nyoman Wendri Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • Ni Nyoman Rupiasih Dept. of Physics, Udayana University
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/BF.2024.V25.i01.p13

Abstrak

Telah dilakukan pengujian kandungan logam Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Besi (Fe), Seng (Zn), Tembaga (Cu), dan Timbal (Pb), pada sampel air panas alam Ulumbu Desa Wewo Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai Tengah. Penelitian dilakukan di Laboratorium Bersama Fakultas MIPA Universitas Udayana dengan menggunakan Atomic Absorption Spectrometry (AAS). Data hasil penelitian menunjukan sampel air panas dari obyek wisata pemandiaan air panas di Ulumbu Desa Wewo Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai Tengah mengandung Ca, Mg, Fe, Zn, Cu, Pb yang pada setiap titiknya berbeda. Kandungan kalsium pada titik 1: 1,6001 mg/L, titik 2: 26,9995 mg/L, titik 3: 22,3959 mg/L, titik 4: 1,1805 mg/L, dan titik 5: 6,7990 mg/L; kandungan magnesium pada titik 1: 9,8199 mg/L, titik 2: 5,5111 mg/L, titik 3: 3,2000 mg/L, titik 4: 5,6998 mg/L, dan titik 5: 8,5598 mg/L; kandungan besi pada titik 1: 71,8500 mg/L, titik 2: 28,7231 mg/L, titik 3: 14,3057 mg/L, titik 4: 59,3206 mg/L, dan titik 5: 64,1108 mg/L;kandungan seng hanya terdapat pada titik 1 sebesar: 0,5423 mg/L; kandungan tembaga pada titik 1: 1,9899 mg/L, titik 2: 0,4967 mg/L, titik 3: 0,5701 mg/L, titik 4: 0,8975 mg/L, dan titik 5: 1,4201 mg/L dan kandungan timbal pada titik 1: 2,7687 mg/L, titik 2: 3,8499 mg/L, titik 3: 4,4291 mg/L, titik 4: 4,8486 mg/L, dan titik 5: 5,7186 mg/L.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

[1] Ramlia, Rahmi, dan Abidin. D, Uji Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) Di Perairan Wilayah Pesisir Parepare, Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, Vol. 1, No. 3, 2018.
[2] Riyanto dan Muhammad, Kondisi Fisik Dan Kimia Air Di Pemandian Way Panas Desa Merak Batin Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2013, Skripsi, Universitas Lampung, Bandar Lampung, 2014.
[3] Fitrianty dan Unaya, Sebaran Mata Air Panas Di Kabupaten Serang, Skripsi, Universitas Indonesia, 2012.
[4] Kresnawati Y, Pasangka B, dan Pingak R.K, Kajian Aktivitas Jenis Massa Kandungan Radioisotop Dalam Sampel Sumber Air Panas Di Ulumbu Desa Wewo Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai Tengah, Journal Article // Jurnal Fisika, Universitas Nusa Cendana Kupang, 2017.
[5] Rizkiyah dan Inayatu, Identifikasi Kandungan Mineral Sulfat (SO42-), Klorida (Cl-), Magnesium (Mg) Dan Kalsium (Ca) Pada Air Panas Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci, Tegal, Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang, 2013.
[6] Nanlohy F, Tehubijuluw H, dan Sekewael S.J, Konstribusi Sains Untuk Pengembangan Pendidikan, Biodiversitas dan Metigasi Bencana Pada Daerah Kepulauan, Proseding Seminar Nasional Basic science II, Universitas Pattimura Ambon, 2010.
[7] Rahayu D, Dinana S.R.A, dan Dwi K.R, Spektrofotometer Serapan Atom, Makalah Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, 2015.
[8] Kusumawati D.R, Spektrometri Serapan Atom (SSA), 2012, tersedia dari https://deerakusuma.files.wordpress.com, diakses 10 Januari 2021.
[9] Djunaidi M.C, Studi Interferensi Pada AAS (Atomic Absorption Spectroscopy), Skripsi, Universitas Diponegoro, Semarang, 2015.
[10] Sugiyarto K.H dan Suyanti R.D, Kimia Anorganik Logam, Graha Ilmu, Yogyakarta, 2010..
[11] Effendi H, Telaah Kualitas Air Bagi Pengolahan Sumber Daya dan Lingkungan perairan, Kanisius, Yogyakarta, 2003.
[12] Anggraini P, Analisis Kandungan Logam Berat Seng (Zn) dan Tembaga (Cu) pada Air Limbah Elektroplating di DKI Jakarta, Serbia, University of Belgrade, 2013, diakses dari https://www.academia.edu/20179525/, diakses 31 Januari 2022.
[13] Margareta S. N, Analisis kandungan logam berat (Pb, Cu, Cd dan Hg) pada air minum isi ulang di kota Malang berbasis spektroskopi serapan atom menggunakan metode PCA, Skripsi, Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim, 2019.
Diterbitkan
2024-02-28
##submission.howToCite##
IDAH, Helena et al. Identifikasi Kandungan Logam Pada Sampel Air Dari Sumber Air Panas Alam Di Ulumbu Desa Wewo Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai Tengah. BULETIN FISIKA, [S.l.], v. 25, n. 1, p. 98 – 105, feb. 2024. ISSN 2580-9733. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinfisika/article/view/104779>. Tanggal Akses: 25 sep. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/BF.2024.V25.i01.p13.