Aplikasi Sensor Soil Moisture YL-69 dan Sensor Ultrasonic HC-SR07 pada Smart Irrigation

  • I Wayan Krisma Kartika Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali, Badung, Bali, Indonesia
  • I Putu Adhi Satria Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali, Badung, Bali, Indonesia
  • I Gede Galang Wididana Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali, Badung, Bali, Indonesia
  • Nyoman Anom Dewa Brata Paramartha Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali, Badung, Bali, Indonesia
  • Ida Bagus Irawan Purnama Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali, Badung, Bali, Indonesia
  • I Gusti Putu Mastawan Eka Putra Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali, Badung, Bali, Indonesia
  • I Wayan Raka Ardana Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali, Badung, Bali, Indonesia
  • Anak Agung Ngurah Gde Sapteka Politeknik Negeri Bali

Abstract

Keterbatasan air merupakan salah satu permasalahan utama petani dalam pertanian maka penggunaan sistem irigasi harus dapat mengaliri air dengan efektif dan efisien pada lahan pertanian. Mengatasi permasalahan petani tersebut, penelitian ini mengusulkan kendali otomatis dan pemantauan pada irigasi dalam sistem pertanian yang disebut dengan smart irrigation. Smart irrigation ini mengalirkan air dengan menyesuaikan kelembaban tanah yang dibutuhkan tanaman pada perkebunan dan menyesuaikan ketinggian air yang dibutuhkan tanaman pada persawahan. Smart irrigation ini dilengkapi sensor soil moisture YL-69 yang akan mengukur kelembaban tanah yang dapat diaplikasikan di kebun dan sensor ultrasonic HC-SR07 yang akan mengukur ketinggian air yang dapat diaplikasikan di sawah. Kelebihan smart irrigation ini selain dapat menyesuaikan dengan kodisi kebutuhan air terhadap tanaman, juga dilengkapi dengan pengaturan rentang batas normal melalui aplikasi Android. Sehingga, smart irrigation dapat diatur dengan mudah oleh petani menyesuaikan dengan tanaman yang akan ditanam, tanpa mengubah pengkodean untuk mikrokontroler. Smart irrigation juga dilengkapi dengan kontrol manual dari Android, serta antisipasi jika terjadi gangguan pada sensor dan memudahkan petani dalam melakukan irigasi. Dalam pengujian sensor ultrasonik pada ketinggian air 8 cm diperoleh rata-rata galat (error) sebesar 3,318966875 persen. pengujian sensor soil moisture pada tanah basah diperoleh rata-rata galat (error) sebesar 0,692159283 persen. Dengan demikian sensor soil moisture dan  sensor ultrasonik dapat digunakan dengan baik pada smart irrigation  di kebun maupun sawah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arya, T. F., Faiqurahman, M., & Azhar, Y. (2018). Aplikasi Wireless Sensor Network untuk Sistem Monitoring dan Klasifikasi Kualitas Udara. Jurnal Sistem Informasi, 14(2), 74–82. https://doi.org/10.21609/jsi.v14i2.652

Felania, C. (2017). Pengaruh Ketersediaan Air Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau (Phaceolus radiatus). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi Dan Biologi Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta 2017, 131–138.

Galih Mardika, A., & Kartadie, R. (2019). Mengatur Kelembaban Tanah Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah yl-69 Berbasis Arduino Pada Media Tanam Pohon Gaharu. JOEICT (Jurnal of Education and Information Communication Technology), 03(02), 130–140.

Hariyanti, K. S., June, T., Koesmaryono, Y., Hidayat, R., & Pramudia, A. (2019). Penentuan Waktu Tanam dan Kebutuhan Air Tanaman Padi , Jagung , Kedelai dan Bawang Merah di Provinsi Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur

Determination of Planting Time and Crop Water Requirements of Rice, Maize, Soybean and Shallot in West Java and East. Jurnal Tanah Dan Iklim, 43(1), 83–92.
Hidayati, N., Dewi, L., Rohmah, M. F., & Zahara, S. (2018). Prototype Smart Home Dengan Modul NodeMCU ESP8266 Berbasis Internet of Things (IoT). Teknik Informatika Universitas Islam Majapahit, 1–9.

Maulana, I. F. (2020). Penerapan Firebase Realtime Database pada Aplikasi E-Tilang Smartphone berbasis Mobile Android. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem Dan Teknologi Informasi), 4(5), 854–863. https://doi.org/10.29207/resti.v4i5.2232

Julian, T., & Triyana, K. (2017). Pengujian Akuisisi Data Sensor Ultrasonik HC-SR04 dengan Mikrokontroler Atmega 8535 ( Testing Data Acquisition of Ultrasonic Sensor HC-SR04 using Atmega 8535 Microcontroller ). Uniera, 6(1), 35–40.

Kafiar, E. Z., Allo, E. K., & Mamahi, D. J. (2018). Rancang Bangun Penyiram Tanaman Berbasis Arduino Uno Menggunakan Sensor. 7(3).

Puspasari, F.-, Fahrurrozi, I.-, Satya, T. P., Setyawan, G.-, Al Fauzan, M. R., & Admoko, E. M. D. (2019). Sensor Ultrasonik HCSR04 Berbasis Arduino Due Untuk Sistem Monitoring Ketinggian. Jurnal Fisika Dan Aplikasinya, 15(2), 36. https://doi.org/10.12962/j24604682.v15i2.4393

Soedireja, H. R. (2017). Potensi dan Upaya Pemanfaatan Air Tanah untuk Irigasi Lahan Kering di Nusa Tenggara. Jurnal Irigasi, 11(2), 67. https://doi.org/10.31028/ji.v11.i2.67-80
Published
2021-04-30
How to Cite
KARTIKA, I Wayan Krisma et al. Aplikasi Sensor Soil Moisture YL-69 dan Sensor Ultrasonic HC-SR07 pada Smart Irrigation. Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 32-38, apr. 2021. ISSN 2548-8023. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/agrotechno/article/view/70709>. Date accessed: 17 june 2024. doi: https://doi.org/10.24843/JITPA.2021.v06.i01.p05.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)