DIVERSITY OF GASTROPODS IN MANGROVE ECOSYSTEM AT AREA MANGROVE CENTER KAMPUNG BLEKOK SITUBONDO

  • Yulia Kartika Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana
  • Ni Luh Watiniasih PS Biologi FMIPA UNUD
  • I Wayan Darya Kartika PS FKP UNUD
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/JSIMBIOSIS.2023.v11.i01.p07

Abstrak

Gastropoda yang hidup di ekosistem mangrove berperan sebagai indikator penting status lingkungan pada kawasan tersebut. Mangrove Center Kampung Blekok merupakan salah satu kawasan hutan mangrove yang berada di Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman gastropoda pada ekosistem mangrove. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Pengamatan dilakukan pada tiga titik yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling di kawasan mangrove blok barat. Pengambilan sampel gastropoda dilakukan menggunakan line transek dengan dengan teknik hand collecting. Sampel gastropoda yang dikoleksi meliputi gastropoda infauna, epifauna dan treefauna. Parameter kualitas air yang diukur diantaranya yaitu pH, salinitas, suhu dan substrat. Hasil identifikasi jenis gastropoda pada seluruh titik pengamatan ditemukan sebanyak 18 spesies dari 7 famili. Total kelimpahan tertinggi diperoleh pada titik I sebesar 62,12 ind/m2, diikuti titik III dengan nilai 11,09 ind/m2 dan titik II dengan nilai 10,54 ind/m2. Keanekaragaman gastropoda di Mangrove Center Kampung Blekok termasuk dalam kategori rendah hingga sedang sesuai Shannon-Wienner. Nilai indeks keanekaragaman gastropoda pada seluruh titik berkisar antara 0,82-1,44. Nilai indeks keseragaman berkisar antara 0,34-0,60 dan indeks dominansi berkisar antara 0,32-0,50. Kondisi lingkungan gastropoda sesuai hasil pengukuran parameter kualitas air menurut baku mutu Kepmen LH No. 51 Tahun 2004 berada pada kondisi normal bagi kelangsungan hidup gastropoda.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Aditya, I. dan Nugraha, W.A. 2020. Struktur Komunitas Gastropoda pada Ekosistem Mangrove di Pancer Cengkrong Kabupaten Trenggalek. Jurnal Juvenil, 1(2): 210-219.
Arbi, I.Y. 2014. Taksonomi dan Filogeni Keong Famili Potamididae (Gastropoda: Mollusca) di Indonesia berdasarkan Karakteristik Morfologi [Tesis]. Bogor: Sekolah pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. 128 hlm.
Baharuddin, N. dan Marshall, D.J. 2015. Common Aquatik Gastropods of Brunei. Gadong: Institute for Biodiversity and Research.
Budi, D.A., Suryono, C.A., dan Ario, R. 2013. Studi Kelimpahan Gastropoda di Bagian Timur Perairan Semarang Periode Maret-April 2012. Journal of Marine Research, 2(4): 56-65.
Cappenberg, H.A.W., Aziz, A., dan Aswandy, I. 2006. Komunitas Moluska di Perairan Teluk Gilimanuk, Bali Barat. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia, 40(1): 53-64.
Desmarina, Y., Zulkifli., dan Nasution, S. 2022. Diversity and Distribution of Gastropoda (Molusca) in the Mangrove Ecosystem of Apar Village, Pariaman City, West Sumatera Province. Journal of Coastal and Ocean Sciences, 3(2): 132-143.
Dharma, B. 1992. Siput dan Kerang Indonesia II. Jakarta: PT. Sarana Graha.
Dharma, B. 1998. Siput dan Kerang Indonesia I. Jakarta: PT. Sarana Graha.
Dharma, B. 2005. Recent and Fossil Indonesian Shell. Germany: Conchbook.
Dolorosa, R.G. dan Galon, F. 2014. Species Richness of Bivalves and Gastropods in Iwahing River-Estuary, Palawan, the Philippines. International Journal of Fisheries and Aquatic Studies, 2(1): 207-215.
Ernawati, L., Anwari, M.S., dan Dirhamsyah, M. 2019. Keanekaragaman Jenis Gastropoda pada Ekosistem Hutan Mangrove Desa Sebubus Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. Jurnal Hutan Lestari, 7(2): 923-934.
Isnaningsih, N.R. dan Marwoto, R.M. 2011. Keong Hama Pomacea di Indonesia: Karakter Morfologi dan Sebarannya (Molusca, Gastropoda: Ampullariidae). Berita Biologi, 10(4): 441-447.
Kementrian Lingkungan Hidup. 2004. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomer. 51 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut. Jakarta.
Kusnadi, A. Hermawan, U.E., dan Triandiza, T. 2008. Moluska Padang Lamun Kepulauan Kei Kecil. Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Press.
Matatula, J., Poedjirahajoe, E., Pudyatmoka, S., dan Sadono, R. 2019. Keragaman Kondisi Salinitas pada Lingkungan Tempat Tumbuhan Mangrove di Teluk Kupang, NTT. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(3): 425-434.
Muhsin, J. H. 2016. Distribusi Vertikal Gastropoda pada Mangrove Rhizopora apiculata di Teluk Kendari. Jurnal Penelitian Biologi, 1(1):16-18.
Rahmawati, G., Yulianda, F., dan Samsori, A.M. 2013. Ekologi Keoang Bakau (Telescopium Telescopium, Linnaeus 1758) pada Ekosistem Mangrpve Pantai Mayang Jawa Barat. Bonorowo Wetlands, 4(1): 41-49.
Ratna., Sirih, H.M., dan Munir, A. 2016. Kelimpahan Gastropoda pada Ekosistem Mangrove di Pantai Latawe Kecamatan Napano Kusambi Kabupaten Muna Barat. Jurnal AMPIBI, 1(2): 13-16.
Salawati, V.F., Hantiri, D.M.H., Boneka, F.B., Mamangkey, N.G.F., Warouw, V., dan Kaleseran, O.J. 2022. Karakteristik Morfologi dan Warna Cangkang Littoraria pallescens Moluska Prosobrancia dari Mangrove yang Berbeda di Perairan Tongkaina, Kota Manado. Jurnal Ilmiah Platax, 10(1): 92-97.
Salim, G., Rachmawani, D., dan Agustiananisa, R. 2019. Hubungan Kerapatan Mangrove dengan Kelimpahan Gastropoda di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Kota Tarakan. Jurnal Harpodon Borneo, 12(1): 9-19.
Silaen, I.F., Hendranto, B., dan Supardjo, M.N. 2013. Distribusi dan Kelimpahan Gastropoda pada Hutan Mangrove Teluk Awur Jepara.
Diterbitkan
2023-03-03
##submission.howToCite##
KARTIKA, Yulia; WATINIASIH, Ni Luh; KARTIKA, I Wayan Darya. DIVERSITY OF GASTROPODS IN MANGROVE ECOSYSTEM AT AREA MANGROVE CENTER KAMPUNG BLEKOK SITUBONDO. SIMBIOSIS, [S.l.], v. 11, n. 1, p. 84-93, mar. 2023. ISSN 2337-7224. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/simbiosis/article/view/91375>. Tanggal Akses: 25 sep. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/JSIMBIOSIS.2023.v11.i01.p07.
Bagian
Articles