UJI DAYA HAMBAT ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA (Cocos nucifera L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli SECARA In Vitro
Abstrak
Daging yang terkontaminasi bakteri berpotensi menimbulkan penyakit yang berbahaya apabila dikonsumsi manusia. Salah satu kuman khususnya bakteri yang mencemari daging baik yang mentah atau daging dengan proses pematangan yang kurang sempurna adalah Escherichia coli. Oleh sebab itu, E. coli perlu diminimalisir dengan cara menghambat pertumbuhannya. Salah satu cara alami untuk menghambat pertumbuhan E. coli adalah dengan uji antibakteri menggunakan asap cair. Asap cair dapat diperoleh melalui proses pirolisis dari berbagai biomassa yang mengandung selulosa, hemiselulosa, dan lignin seperti pada tempurung kelapa (Cocos nucifera L.). Asap cair mengandung senyawa fenol dan asam yang bersifat antimikroba dan antioksidan. Penelitian ini menggunakan metode sumur difusi. Analisis data menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan uji ragam (ANOVA) apabila data memiliki beda nyata pada taraf uji 5% (P?5) maka dilanjutjan uji Duncan. Asap cair tempurung kelapa mampu menghambat pertumbuhan E.coli yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat. Konsentrasi asap cair tempurung kelapa yang efektif menghambat pertumbuhan E. coli adalah konsentrasi 50% dengan diameter zona hambat 16,66 mm dan MIC pada konsentrasi 10% dengan diameter zona hambat 9,33 mm. Hasil uji fitokimia asap cair tempurung kelapa positif mengandung senyawa fenol, flavonoid, triterpenoid, dan saponin serta kadar fenol 2,403% dan kadar saponin 5,50%.
##plugins.generic.usageStats.downloads##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



