KEANEKARAGAMAN JENIS CAPUNG DAN PEMANFAATAN NIMFANYA SEBAGAI NILAI TAMBAH PENDAPATAN DI BENDUNGAN LATU ABIANSEMAL

  • Ida Bagus Suaskara Lab Fisiologi hewan FMIPA UNUD
  • Martin Joni Lab Ekologi FMIPA Unud

Abstract

Capung merupakan serangga yang berperan penting dalam keseimbangan ekosistem, berperan sebagai bioindikator dan predator. Sebagian besar fase hidupnya berada di air dalam bentuk larva. Beberapa jenis capung menempati tipe habitat perairan yang spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis capung dan pemanfaatan nimfanya sebagai nilai tambah pendapatan di persawahan Bendungan Latu Abiansemal . Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan cara koleksi langsung menggunakan jaring serangga (insect net) untuk diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah spesies capung yang ditemukan di sekitar Bendungan Latu sebanyak 7 spesies termasuk kedalam 2 famili dengan  kemelimpahan relatif Orthetrum Sabina (47%), Pantala flavescens(44%), Neurothermis terminate (4%), Agriocnemis femina (2%), Neurothemis ramburii, Orthetrum chrysis dan Aethriamanta brevipennis masing masing 1%. Pola penyebaran capung  4 spesies mengelompok dan 3 spesies acak. Indeks keanekaragaman capung sangat rendah (H=1,04) dan pemanfaatan nimfa capung oleh petani digunakan sebagai lauk pauk untuk dijual serta penjualan nimfa capung hidup untuk pemenuhan kebutuhan taman capung di Desa Kemenuh Kabupaten Gianyar.


 


Keywords: bioindikator,  Orthetrum ,  Pantala, Neurothemis, Agriocnemis

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-04-06
How to Cite
SUASKARA, Ida Bagus; JONI, Martin. KEANEKARAGAMAN JENIS CAPUNG DAN PEMANFAATAN NIMFANYA SEBAGAI NILAI TAMBAH PENDAPATAN DI BENDUNGAN LATU ABIANSEMAL. SIMBIOSIS, [S.l.], p. 28-33, apr. 2020. ISSN 2656-7784. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/simbiosis/article/view/56426>. Date accessed: 05 june 2020. doi: https://doi.org/10.24843/JSIMBIOSIS.2020.v08.i01.p04.
Section
Articles