BIOKONTROL ENDOMYCORRHIZA AGAINST FUNGUS Curvularia sp. THE CAUSE OF DISEASE ON CORN (Zea mays L.)
Abstrak
Di Indonesia, produksi jagung dimanfaatkan sebagai makanan ternak 55%, makanan pokok 30% dan keperluan benih 15%. Penurunan produksi jagung dapat diakibatkan oleh patogen Curvularia sp. yang menyebabkan bercak pada daun jagung. Penggunaan endomikoriza dapat dimanfaatkan sebagai agen hayati dalam mencegah terjangkitnya patogen. Penelitian ini menggunakan metode yang digunakan yaitu penyemprotan isolat jamur Curvularia sp. pada bibit tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan di laboratorium dan green house. Bibit jagung ditumbuhkan pada media tanah steril (kontrol), perlakuan mikoriza (mikoriza 100 g + Curvularia sp., mikoriza 200 g + Curvularia sp., mikoriza 300 g + Curvularia sp.) dan Curvularia sp. selama 60 HST variabel yang diamati yaitu jumlah daun, laju perkembangan penyakit dan berat basah serta berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan dengan inokulum 100 g CMA dapat meningkatkan pertumbuhan jagung fase pembibitan. Peningkatan dapat dilihat dari berat basah akar mencapai 27,04% dan berat kering akar sebesar 26,57%. Peningkatan persentase kolonisasi mikoriza hingga 58,66% sehingga dapat digunakan untuk menurunkan infeksi patogen pada tanaman jagung umur 28 hari setelah tanam.
##plugins.generic.usageStats.downloads##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



