STUDI KUALITAS ORGANOLEPTIK KULIT BABI GULING DARI BAHAN BAKU BABI BALI DAN BABI LANDRACE

  • Sriyani N. L. P. Fakultas Peternakan Universitas Udayana
  • A. A. Oka Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas organoleptik kulit babi guling yang berasal dari
babi bali dan babi landrace. Kulit babi guling ini adalah salah satu bagian dari babi guling yang paling digemari
konsumen, bentuk dan teksturnya hampir menyerupai kerupuk. Babi yang digunakan pada penelitian ini adalah
babi bali yang yang didatangkan dari Desa Gerokgak, Kabupaten Buleleng dipelihara secara ekstensif dengan
diberikan pakan tradisional seadanya dan babi landrace dipelihara secara intensif yang diberikan pakan komersial.
Berat babi yang digunakan relatif sama yaitu ± 20 kg dan dilanjutkan dengan proses penggulingan. Selanjutnyau
uji organoleptik kulit babi guling dilakukan dengan menggunakan uji hedonik kepada 20 panelis semi terlatih.
Uji hedonik yang dilakukan meliputi warna, aroma, tekstur, citarasa, ketebalan kulit, kerenyahan (crispy) dan
penerimaan keseluruhan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis non-parametrik dengan uji-t
menurut Mann-Whitney dibantu dengan program SPSS 16. Dari hasil penelitian didapatkan tingkat kesukaan
panelis terhadap variabel warna, aroma, tekstur, cita rasa, ketebalan kulit dan kerenyahan (crispy) dari kulit babi
guling yang berasal dari babi bali nyata lebih tinggi daripada babi landrace (P<0,05). Dapat disimpulkan bahwa
panelis lebih menyukai kulit babi guling yang berasal dari babi bali daripada babi landrace.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budaarsa, K. 2012. Artikel babi guling bali dari beternak,
kuliner, hingga sesaji. http://www.fapet.unud.ac.id/
wp-content/uploads/babi-guling-Bud.pdf
Budaarsa K., A. W Puger, I M. Suasta. 2016. Eksplorasi Komposisi
Pakan Tradisional Babi Bali. Majalah Ilmiah
Peternakan Peternakan Vol. 19 No 1 2016.
Saleh, S.1996. Statistik Non Parametrik. Penerbit BPFE
Yogyakarta.
Sudana, I. B. 1997. Studi Pengaruh Komposisi dan Frekwensi
Pemberian Ransum terhadap Kualitas Babi Guling.
Disertasi. Program Pascasarjana Institut Pertanian
Bogor.
Sihombing, D. T. H. 2006. Ilmu Ternak Babi. Gadjah Mada
University Press. Yogyakarta.
Sirkorski, Z.E.J., Pokorny dan S. Damodaran, 2007. Fenema’s
Food Chemistry 4th Edition: Physical and
Chemical Interactin of Component in Food System.
CRC Press. Boca Raton. London. New York.
Soeparno, 2009. Ilmu dan Teknologi Daging. Gajah Mada
University Press. Yogyakarta.
Suandana, I W. E. E., N. L. P. Sriyani dan M. Hartawan 2016.
Studi Perbandingan Kualitas Organoleptik Daging
Babi Bali dengan Daging Babi Landrace. E-Journal
Peternakan Tropika Vol. 4 No. 2 Th. 2016: 405 - 418
Suandita, I W. E., N. L. P. Sriyani dan I G. Suranjaya 2016.
Studi Perbandingan Kandungan Nutrien Daging. EJournal
Peternakan Tropika Vol. 4 No. 3 Th. 2016:
713 – 723
Sriyani N. L. P., M. A. Rasna, I N. T. Ariana, dan A. W. Puger.
2017. Profil Asam Lemak Daging Babi Bali Asli dan
Babi Landrace. Majalah Ilmiah Peternakan Volume
20 No. 1, Hal 12-15.
Published
2018-10-31
How to Cite
N. L. P., Sriyani; OKA, A. A.. STUDI KUALITAS ORGANOLEPTIK KULIT BABI GULING DARI BAHAN BAKU BABI BALI DAN BABI LANDRACE. Majalah Ilmiah Peternakan, [S.l.], v. 21, n. 3, p. 91-95, oct. 2018. ISSN 2656-8373. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/mip/article/view/46056>. Date accessed: 21 june 2021. doi: https://doi.org/10.24843/MIP.2018.v21.i03.p01.