PRIMARY CUTANEOUS HISTOPLASMOSIS PADA PASIEN DENGAN INFEKSI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV)

  • Nyoman Upadana
  • Nyoman Suryawati
  • Herman Saputra

Abstract

Histoplasmosis adalah penyakit granulomatosa disebabkan oleh jamur dimorphic Histoplasma capsulatum. Lesi kulit merupakan bentuk sekunder, tetapi dapat juga primer pada kasus self inoculation. Kasus adalah laki-laki 27 tahun dengan benjolan sejak 3 bulan yang lalu, diawali pada kedua kaki meluas ke tangan dan wajah. Pemeriksaan kulit didapatkan papul, nodul, dan ulkus dengan tepi landai, tertutup krusta tebal. Hasil pemeriksaan CD4 adalah 4/mm3. Pemeriksaan histopatologi pada stroma tampak sebaran sel histiosit mengandung mikroorganisme, bentuk bulat, berdinding tebal, berwarna eosinofilik, dan dikelilingi oleh clear halo. Positif dengan pewarnaan periodic acid schiff dan grocott methenamic silver, dan sesuai untuk Histoplasma capsulatum. Diagnosis pasien adalah primary cutaneous histoplasmosis dan diterapi flukonazol 200 mg IV dengan respon terapi yang baik. [MEDICINA 2013;44:113-117].

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Nyoman Upadana

Bagian/SMF Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana / Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar

Nyoman Suryawati

Bagian/SMF Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana / Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar

Herman Saputra

Bagian/SMF Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana / Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar

How to Cite
UPADANA, Nyoman; SURYAWATI, Nyoman; SAPUTRA, Herman. PRIMARY CUTANEOUS HISTOPLASMOSIS PADA PASIEN DENGAN INFEKSI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV). Medicina, [S.l.], v. 44, n. 2, sep. 2014. ISSN 2540-8321. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/medicina/article/view/10062>. Date accessed: 14 aug. 2020.
Section
Articles

Keywords

primary cutaneous histoplasmosis, HIV, histopatologi

Most read articles by the same author(s)